Setelah Ditangkap di Medan, Buronan Perampokan Pulomas Tiba di Jakarta

Ius tiba menggunakan pesawat Citilink. Ius merupakan buronan yang diringkus polisi di Medan, Sumatera Utara, pada Minggu (1/1/2017) pagi

Setelah Ditangkap di Medan, Buronan Perampokan Pulomas Tiba di Jakarta
Pos Kupang/kompas.com
Kompas.com/Kurnia Sari Aziza - Tersangka kasus perampokan dan pembunuhan di Pulomas, Jakarta Timur, Ridwan Sitorus alias Ius Pane (54), tiba di Bandara Halim Perdana Kusumah, Minggu (1/1/2017). 

POS KUPANG.COM, JAKARTA - Salah satu tersangka kasus perampokan dan pembunuhan di Pulomas, Jakarta Timur, Ridwan Sitorus alias Ius Pane (54), tiba di Bandara Halim Perdanakusuma, Minggu (1/1/2017) sekitar pukul 14.00 WIB.

Ius tiba menggunakan pesawat Citilink. Ius merupakan buronan yang diringkus polisi di Medan, Sumatera Utara, pada Minggu (1/1/2017) pagi.

Kapolda Metro Jaya Irjen Mochamad Iriawan yang berada di lokasi menggunakan batik berwarna biru muda terlihat menyambut kedatangan Ius dan tim gabungan yang meringkusnya.

Iriawan terlihat memeluk Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Timur AKBP Sapta Maulana Marpaung yang memimpin penangkapan Ius di Medan. Rombongan langsung masuk ke dalam sebuah ruangan. Sedangkan polisi terlihat mengawal ketat Ius dari pesawat hingga ruangan.

Ius terlihat mengenakan kaos garis-garis dan terus menunduk selama konferensi pers.

"Dengan demikian, tuntas semua pelaku (pembunuhan di Pulomas) sudah kami bisa ungkap semua," kata Iriawan.

Ius akan menjalani pemeriksaan lebih lanjut di Jakarta.

Polisi melakukan penangkapan saat Ius tengah berada di salah satu pul bus Antar Lintas Sumatera (ALS). Ius ditangkap tim gabungan dari Polrestro Jakarta Timur, Polresta Depok dan Ditkrimum Polda Metro Jaya.

Ius berperan penting dalam kasus pembunuhan di Pulomas. Dia terlihat menganiaya salah satu korban berdasarkan kamera CCTV. Selain itu, dia juga menyeret almarhumah Diona dan memukul dengan senjata api.

Adapun pelaku yang terlebih dahulu ditangkap adalah Ramlan Butarbutar dan Erwin Situmorang. Ramlan tewas ditembak, sedangkan Erwin mengalami luka tembak.

Sementara itu, Alfins Bernius Sinaga sudah ditangkap di Villamas Indah, Bekasi Utara, Jawa Barat. Perampokan di kediaman Dodi Triono di Pulomas diwarnai penyekapan dan menewaskan enam orang. Peristiwa itu terjadi pada Senin (26/12/2016).

Korban yang meninggal dalam peristiwa itu adalah Dodi Triono (59) selaku pemilik rumah, dua anak Dodi bernama Diona Arika (16) dan Dianita Gemma (9), Amel yang merupakan teman dari anak Dodi, serta Yanto dan Tasrok yang merupakan sopir keluarga. (Baca: Polri Cari Motif Lain dalam Kasus Perampokan di Pulomas)

Adapun korban selamat bernama Zanette Kalila (13), yang merupakan anak Dodi. Korban lain yang selamat adalah Emi, Santi (22), Fitriani, dan Windy. (kompas.com)

Editor: Marsel Ali
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help