PosKupang/

Piala AFF

Suporter Indonesia Diajak Beri Respek kepada Mendiang Raja

Ada hal menarik menjelang pertandingan antara tim nasional (timnas) Indonesia dan Thailand pada final kedua Piala AFF 2016 di Stadion Rajamangala, Ban

Suporter Indonesia Diajak Beri Respek kepada Mendiang Raja
ANJU CHRISTIAN/KOMPAS.com
Muhammad Sobrun Ibnu Atfal, warga negara Indonesia yang menetap di Bangkok, bersama kekasihnya dari Thailand, Pattamawadee Yueenprakon, menebarkan imbauan agar suporter Indonesia memberikan respek kepada mendiang Raja Thailand, Bhumibol Adulyadej, yang wafat pada Oktober 2016, saat pertandingan kedua final Piala AFF 2016 di Stadion Rajamangala, Sabtu (17/12/2016). 

POS KUPANG.COM, BANGKOK -- Ada hal menarik menjelang pertandingan antara tim nasional (timnas) Indonesia dan Thailand pada final kedua Piala AFF 2016 di Stadion Rajamangala, Bangkok, Sabtu (17/12/2016).

Suporter Indonesia diminta memberikan respek kepada mendiang Raja Thailand, Bhumibol Adulyadej, yang wafat pada Oktober 2016.

Imbauan itu ditebar oleh Muhammad Sobrun Ibnu Atfal, warga negara Indonesia yang menetap di Bangkok. Dia ditemani oleh kekasihnya dari Thailand, Pattamawadee Yueenprakon.

Keduanya membawa 200 pita hitam yang dibagikan secara gratis kepada suporter Indonesia.

"Selain memberikan respek kepada Raja Thailand, kami juga ingin menunjukkan simpati kepada Aceh," ucap Muhammad yang berasal dari Surabaya.

Diharapkan Muhammad dan Pattamawadee, aksi ini bisa meredam tensi antara suporter kedua tim. Sebab, Muhammad melihat situasi kurang bersahabat pada pertandingan pertama di Stadion Pakansari, Bogor.

"Saat lagu kebangsaan Thailand dilantunkan, suporter Indonesia malah berisik. Semoga ini bisa mendamaikan," kata dia.

Tidak cuma Muhammad dan Pattamawadee, warga negara Thailand bernama Bas juga membawa 300 gelang hitam untuk dibagikan secara gratis kepada suporter kedua tim. Ada pesan penghormatan kepada mendiang raja di gelang itu.

"Silakan pakai maka Anda menunjukkan respek kepada raja kami," ucap dia kepada Kompas.com. (Anju Christian)

Editor: alfred_dama
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help