PosKupang/

Piala AFF

Menguji Kebugaran Pemain Indonesia di Final Kedua Piala AFF Malam Ini

Bisa dipastikan fisik pemain Indonesia sangat terkuras. Kondisi ini jelas berdampak pada kebugaran guna menjalani

Menguji Kebugaran Pemain Indonesia di Final Kedua Piala AFF Malam Ini
KUKUH WAHYUDI/BOLA/JUARA.NET
Penyerang tim nasional Indonesia, Boaz Solossa (kanan), tampil dalam laga pembuka Grup A Piala AFF 2016 kontra Thailand, di Philippine Sports Stadium, Bocaue, Sabtu (19/11/2016). 

POS KUPANG.COM, BANGKOK - Final kedua Piala AFF 2016 di Stadion Rajamangala, Bangkok, Thailand, Sabtu (17/12), yang mempertemukan tim tuan rumah dengan Indonesia itu selain bakal adu kemampuan dan kecerdikan pelatih juga akan menjadi ajang adu kebugaran pemain.

Pertandingan di Negeri Gajah Putih itu bakal menjadi penentuan siapa yang akan menjadi raja di Asia Tenggara.

Indonesia datang ke Thailand dengan rasa percaya diri karena di pertandingan final pertama di Stadion Pakansari, Cibinong, Bogor, Jawa Barat, Rabu (14/12), menang dengan skor 2-1 dan hanya butuh hasil seri untuk juara.

Bisa dipastikan fisik pemain Indonesia sangat terkuras. Kondisi ini jelas berdampak pada kebugaran guna menjalani pertandingan pamuncak itu.

Kondisi yang sama juga terjadi pada pemain Thailand. Hanya saja anak asuh Kiatisuk Sinamuang ini lebih diuntungkan karena bermain di kandang sendiri.

Dukungan dari suporter jelas akan menjadi motivasi tersendiri bagi Teerasil Dangda dan kawan-kawan untuk meraih kemenangan dari Indonesia.

Jika ingin mempertahankan gelar, Thailand dituntut harus mampu memenangkan pertandingan dan Indonesia hanya butuh hasil seri.

"Timnas dihuni pemain profesional. Jadi semuanya sudah tahu bagimana yang harus dilakukan terutama dalam mengembalikan kebugaran setelah pertandingan. Apalagi sejak semifinal kita harus bermain dengan menguras tenaga. Tapi kami terus membantu upaya pemulihan," kata dokter timnas, Syarif Alwi.

Dokter senior itu menjelaskan ada beberapa cara untuk mengembalikan kebugaran pemain. Mulai dari pemulihan yang bagus, baik melalui senam maupun renang, pemijatan yang sasaran utamanya untuk pelancaran peredaran darah serta yang paling penting adalah istirahat yang cukup.

"Apapun cara yang digunakan untuk mengembalikan kebugaran. Yang paling efektif adalah istirahat yang cukup. Makanya di sini kami menuntut profesionalisme seorang pemain timnas," kata pria yang akrab dipanggil Papi itu.

Halaman
12
Editor: Putra
Sumber: Antara
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help