Nara Pidana Tidak Bersalah Dieksekusi Mati Tahun 1995

Napi tersebut menghadapi regu tembak pada tahun 1995, dua hari setelah dinyatakan bersalah dalam kasus perkosaan dan pembunuhan

Nara Pidana Tidak Bersalah Dieksekusi Mati Tahun 1995
Pos Kupang/sutterstock
SHUTTERSTOCK - Ilustrasi 

POS KUPANG.COM, BEIJING - Mahkamah Agung di China, di Beijing, Jumat (2/12/2016), memastikan, seorang narapidana yang telah dieksekusi mati 21 tahun lalu, terbukti tak bersalah.

Napi tersebut menghadapi regu tembak pada tahun 1995, dua hari setelah dinyatakan bersalah dalam kasus perkosaan dan pembunuhan.

Belakangan, muncul seorang lelaki yang mengaku sebagai pelaku dari semua aksi kejahatan tersebut.

Narapidana bernama Nie Shubin berumur 20 tahun saat menjalani eksekusi mati.

"Mahkamah Agung meyakini bahwa fakta-fakta yang digunakan dalam persidangan tidak jelas dan bukti-buktinya pun tak cukup."

Demikian bunyi pernyataan MA China ketika menyampaikan klarifikasi di laman resmi media sosial mereka.

"Sehingga, dengan demikian, kami harus mengganti putusan sebelumnya, dengan menyebut terpidana tak bersalah."

Lembaga pemantau hak asasi manusia internasional menyebut, angka eksekusi mati di China melampaui jumlah negara-negara lain di dunia.

Namun, China tak pernah memberikan memberikan angka pasti terkat hal ini. Alasannya adalah data tersebut masuk kategori rahasia negara.

20 tahun lalu, Nie dinyatakan bersalah memperkosa dan membunuh seorang wanita yang jasadnya ditemukan tanpa busana oleh ayah korban di ladang jagung.

Halaman
12
Editor: Marsel Ali
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved