Tersangka Dugaan Korupsi SMKN Kobalima Mangkir dari Panggilan Penyidik

Tersangka kasus dugaan korupsi pembangunan SMKN Kobalima, Balthasar Manek (BM) mangkir dari panggilan penyidik untuk menghadap di Polres Belu, Rabu (3

Tersangka Dugaan Korupsi SMKN Kobalima Mangkir dari Panggilan Penyidik
Net
Ilustrasi 

Laporan Wartawan Pos Kupang, Edy Bau

POS KUPANG.COM, ATAMBUA -- Tersangka kasus dugaan korupsi pembangunan SMKN Kobalima, BM mangkir dari panggilan penyidik untuk menghadap di Polres Belu, Rabu (30/11/2016).

BM hanya diwakili pengacaranya dan meminta agar pemeriksaan ditunda sampai Sabtu (3/13/2016) karena BM sedang mengikuti sidang di DPRD Malaka.

Hal ini disampaikan Kapolres Belu, AKBP Michael Ken Lingga melalui Kasat Reskrim, AKP Ricky Daly kepada Pos Kupang, Rabu (30/11/2016). Dikatakannya, karena BM tidak hadir untuk diperiksa pada hari itu, pihaknya sudah mengeluarkan surat panggilan kedua untuk diperiksa pada Sabtu mendatang.

"Tadi pengacaranya datang dan sampaikan bahwa ada rapat," katanya.

Dikatakannya, jika pada panggilan kedua BM tidak mengindahkan maka penyidik akan mengambil langkah hukum lainnya.

Sebelumnya, BM yang kini menjabat sebagai Anggota DPRD Malaka ini ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan korupsi SMKN Kobalima tahun anggaran 2012 lalu.

Dia jadi tersangka atas perannya sebagai Kepala sekolah waktu itu.

Berdasarkan hasil audit BPKP terhadap kasus dugaan korupsi proyek dana pengembangan SMK unggul pada SMKN Raihenek, Kobalima menemukan adanya kerugian keuangan negara sebesar Rp 405. 108.381 dari pagu dana APBN tahun 2012 sebesar Rp. 4.957.000.000.*

Ikuti kami di
Penulis: Frederikus Riyanto Bau
Editor: alfred_dama
Sumber: Pos Kupang
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2016
About Us
Help