Mantan Dirut Bank NTT: Tidak Ada Masalah yang Perlu Dikhawatirkan

Daniel Tagu Dedo mengatakan RUPS luar biasa Bank NTT digelar atas permintaan pemegang saham. Ia mengakui, RUPS ini menindaklanjuti hasil RUPS di Labua

Mantan Dirut Bank NTT: Tidak Ada Masalah yang Perlu Dikhawatirkan
Ist
Daniel Tagu Dedo

POS KUPANG.COM, KUPANG -- Daniel Tagu Dedo mengatakan RUPS luar biasa Bank NTT digelar atas permintaan pemegang saham. Ia mengakui, RUPS ini menindaklanjuti hasil RUPS di Labuan Bajo, pada Mei 2016.

RUPS juga mau mendapatkan informasi perkembangan kinerja keuangan sampai akhir September 2016 dan estimasi sampai akhir Desember 2016.

"Tidak ada masalah yang perlu dikhawatirkan. Selama ini semuanya kompak. Walaupun kondisi ekonomi tumbuhnya lambat, tetapi pertumbuhan bisnis bank cukup baik. Kredit tumbuh 13 persen lebih. Dana pihak ketiga saja yang pertumbuhannya agak lambat dan itu terjadi di seluruh perbankan di NTT. Tidak ada yang istimewa," kata Daniel.

Baca: RUPS Berhentikan Daniel Tagu Dedo, Bria Seran Jabat Plt Dirut Bank NTT

Daniel mengatakan, RUPS yang digelar pada akhir tahun sebenarnya tidak bagus. Namun ini sesuai keinginan pemegang saham. "Kita tidak boleh menentang keinginan pemegang saham," kata Daniel. Ia berpesan kepada masyarakat NTT agar jangan khawatir karena Bank NTT memiliki basis yang kuat.

Ketika disinggung bahwa RUPS luar biasa ini terkait dirinya maju sebagai calon gubernur, Daniel berkata, "Itu kan keinginan masyarakat mencari figur-figur pemimpin berikutnya. Saya kira itu hal biasa saja.

Bank ini jangan dipolitisasi. Bank ini berbicara soal ekonomi dan pembangunan. Kalau masalah pergantian kepemimpinan khusus di level provinsi pada tahun 2018, calon-calon dibicarakan tahun depan. Saya tidak ada mimpi jadi gubernur, kecuali masyarakat menginginkan.

"Daniel mengatakan, apa yang ia berikan kepada Bank NTT sudah optimal. Ia menjelaskan, pada tanggal 8 Desember 2016 Bank NTT akan memperoleh awards Good Coorporate Government (GCG) terbaik dengan nilai tertinggi 8,6. Jika tidak ada masalah, penghargaan ini akan diterima di Jakarta tanggal 8 Desember 2016. Daniel menyatakan, awards itu merupakan persembahan terakhir darinya untuk Bank NTT.

Rangkap Tugas
Pelaksana Tugas (Plt) Dirut Bank NTT, Eduardus Bria Seran, S.E, mengatakan, saat ini ia merangkap tugas sebagai Plt Dirut dan Direktur Pemasaran Dana Bank NTT.

Ditemui di lantai II Gedung Bank NTT Pusat, Selasa (29/11/2016), Eduardus menyampaikan, sebelumnya ia pernah merangkap tugas sebagai Direktur Kredit.

Eduardus menjelaskan, dirut sesuai dengan pembagian tugas membidangi Satuan Kerja Audit Interen dan Coorporate Secretary. Jadi, menambah dua devisi, tapi tetap direksi tidak ada yang lain.
Eduardus menjelaskan, tugasnya sebagai dirut antara lain mempersiapkan RUPS yang akan dilaksanakan pada Februari 2017. Penetapan jadwal RUPS ini lebih cepat dari biasanya yang diselenggarakan pada April 2017.

"Kita akan usahakan karena harus diaudit dulu oleh akuntan publik pada Desember 2016. Mudah-mudahan direksi bisa menyiapkan RUPS yang dijadwalkan Februari 2017 mendatang," katanya.

Komisaris Independen Bank NTT, Piet Jemadu, mengatakan, RUPS luar biasa ini diselenggarakan atas permintaan pemegan saham.

"Soal pengaruh atau tidaknya pada likuiditas, itu soal nanti. Kita tidak bisa pakai bayangan untuk keputusan nyata. Namun, kondisi bank dalam keadaan baik dan likuiditas terjaga baik," ujarnya. (yen)

Ikuti kami di
Editor: alfred_dama
Sumber: Pos Kupang
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2016
About Us
Help