China Ancam Tetapkan Zona Pertahanan Udara di Laut China Selatan

Sebuah lembaga Pemerintah China memperingatkan bahwa Beijing siap menetapkan zona identifikasi pertahanan udara (ADIZ) di wilayah sengketa Laut China

China Ancam Tetapkan Zona Pertahanan Udara di Laut China Selatan
AFP/Ted Aljibe
Laut China Selatan menjadi area sensitif dan sengketa yang terus meningkat antara Amerika Serikat dan China. 

POS KUPANG.COM, BEIJING -- Sebuah lembaga Pemerintah China memperingatkan bahwa Beijing siap menetapkan zona identifikasi pertahanan udara (ADIZ) di wilayah sengketa China Selatan'>Laut China Selatan.

Namun, para analis, seperti dilaporkan Voice of America, Rabu (30/11/2016), mengatakan, langkah yang ditujukan untuk memberi China wewenang untuk memeriksa pesawat-pesawat asing yang memasuki zona itu akan membuat marah negara-negara lain.

Lembaga Nasional untuk Kajian China Selatan'>Laut China Selatan mengatakan, langkah itu diambil mengingat Amerika Serikat (AS) menggelar lebih dari 700 patroli pengawasan di laut tersebut sepanjang tahun lalu.

Langkah itu, kata lembaga tersebut, hanya akan dibatalkan jika Washington menghentikan kegiatannya di sana.

Langkah China untuk menetapkan ADIZ ini menyusul serangkaian langkah yang diambil Beijing untuk mengontrol pergerakan kapal-kapal asing di laut itu.

Beijing tampaknya berusaha mempertegas niatnya untuk mempertahankan klaim maritimnya di sana meskipun Mahkamah Abritrase Internasional (PCA) telah menetapkan Juli lalu bahwa China tidak memiliki landasan hukum yang kuat atas klaimnya itu.

Pemerintah AS sangat mengandalkan tetangga-tetangga China sebagai sekutu dan menyebut sebagian besar kawasan China Selatan'>Laut China Selatan sebagai perairan internasional.

China mengatakan, AS berusaha membatasi perluasan yang dilakukan Beijing, yang mengklaim 95 persen wilayah maritim tersebut sebagai miliknya.

Tidak hanya itu, langkah China yang semakin agresif dalam usaha-usaha militernya di pulau-pulau kecil di China Selatan'>Laut China Selatan telah membuat marah banyak pihak.

Brunei, Malaysia, Taiwan, Vietnam, dan Filipina juga memiliki klaim di kawasan itu, yang tumpang tindih dengan klaim Beijing.

Laut China Selatan terbentang dari Taiwan hingga Singapura dan memiliki luas 3,5 juta kilometer persegi. (VOA Indonesia/Kompas.com)

Ikuti kami di
Editor: alfred_dama
Sumber: Kompas.com
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2016
About Us
Help