Danau depan Kompleks Perkantoran Pemkot Kupang

Edy Ndoen, tokoh masyarakat Pasir Panjang meminta Pemkot Kupang, khususnya Lurah Pasir Panjang agar memperhatikan kondisi jalan pada titik lintas

Danau depan Kompleks Perkantoran Pemkot  Kupang
Ferry Ndoen
POS KUPANG/FERRY NDOEN DANAU- Titik jalan depan kompleks perkantoran, di RT 11, RW 4, Kelurahan Pasir Panjang, Kecamatan Kota Lama, Kota Kupang membentuk danau serta kubangan air dengan kedalaman hingga satu meter lebih saat hujan deras melanda wilayah Kota Kupang, Rabu (16/11/2016) siang. 

Laporan Wartawan Pos Kupang.Com, Ferry Ndoen

POS KUPANG.COM, Kupang - Masyarakat di wilayah RT 11, RW 4, Kelurahan Pasir Panjang, Kecmatan Kota Lama, Kota Kupang resah menyusul kubungan air membentuk 'danau' dengan kedalaman satu meter lebih pada titik ruas jalan, di wilayah Kelurahan Pasir Panjang, tepatnya depan kompleks perkantoran milik Pemerintah Kota (Pemkot) Kupang di wilayah tersebut.

Edy Ndoen, tokoh masyarakat Pasir Panjang meminta Pemkot Kupang, khususnya Lurah Pasir Panjang agar memperhatikan kondisi jalan umum pada titik lintasan jalan strategis namun saat jika hujan terendam air mencapai satu meter membentuk 'danau'.

"Saya berharap pak lurah Pasir Panjang memberikan in put kepada dinas teknis PU Kota Kupang dan Walikota Kupang agar memperhatikan kondisi jalan strategis, di titik jalan depan kompleks perkantoran Pemkot Kupang, di RT 11, RW 4, Pasir Panjang," kata Fredrik Ndoen, kepada Pos Kupang, Rabu (16/11/2016) siang pasca ujan lebat turun hampir satu jam melanda wilayah Kota Kupang.

Fredrik Ndoen mengaku warga RT 11, RW 4 resah karena jika hujan terjadi 'danau' buatan pada badan jalan depan kompleks perkantoran (berhadapan dengan SD Negeri Pasir Panjang).

"Saya berharap para pejabat dan bapak bapak DPRD Kota Kupang dapil Kecamatan Kota Lama jangan tidur saat hujan, tapi turun ke masyarakat saat hujan. Biar bisa melihat kondisi ril di lapangan," kata Edy Ndoen.

Pantauan Pos Kupang kubangan membentuk danau sepanjang puluhan meter saat hujan dera Rabu siang, tepatnya Depan SDN Pasir Panjang dan kompleks perkantoran Pemkot Kupang, serta bangunan perumahan elit yang baru dibangun developer di titik jalan tersebut.

"Mestinya pembangunan memperhatikan aspek lingkungan termasuk drainase. Pemerintah juga developer jangan asal bangun tanpa memperhatikan berbagai aspek," tegas Edy Ndoen, warga Pasir Panjang yang sudah menghuni wilayah itu sejak tahun 1972 silam. (fen)

Penulis: Ferry Ndoen
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved