Kantor Kemenag Kota Kupang Gelar Pembinaan Kerukunan Umat Beragama

Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Kupang menggelar kegiatan Pembinaan Kerukunan Umat Beragama dengan menghadirkan tiga tokoh agama sebagai pemat

Kantor Kemenag Kota Kupang Gelar Pembinaan Kerukunan Umat Beragama
Kompas/WAWAN H PRABOWO
Ilustrasi 

Laporan Wartawan Pos Kupang, Maksi Marho

POS KUPANG.COM, KUPANG -- Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Kupang menggelar kegiatan Pembinaan Kerukunan Umat Beragama dengan menghadirkan tiga tokoh agama sebagai pemateri.

Ketiga tokoh agama tersebut yakni, Pdt Judith Nunuhitu-Folabessy, M.Si dari Protestant, Haji Muhammad Nur Yamin dari Islam dan Romo Dr Oktovianus Naif dari Katolik.

Kegiatan Pembinaan Kerukunan Umat Beragama digelar di Kantor Kemenag Kota Kupang, Sabtu (12/11/2016) siang.

Kegiatan ini diikuti sekitar 30-an peserta dari kalangan tokoh agama dan tokoh umat lintas agama di Kota Kupang.

Romo Dr Oktovianus Naif, PR dalam materinya mengatakan, keanggotaan FKUB adalah wakil-wakil terpercaya dari setiap agama/ormas keagamaan dan masyarakat.

Para anggota FKUB berdiri lebih tinggi sehingga sanggup mendengar dan melihat apa yang tidak didengar dan tidak dilihat kebanyakan orang.

Romo Oktovianus juga mengatakan, gereja mengajarkan bahwa, perdamaian sejati dimungkinkan hanya melalui pengampunan dan rekonsiliasi.

Doa membua hati tidak saja dengan Allah tetapi juga kepada perjumpaan dengan sesame yang ditandai dengan sikap hormat, pengertian, penghargaan dan cinta kasih.

Sementara Pdt Judith Nunuhitu-Folabessy, M.Si mengatakan, kerukunan umat beragama adalah sebuah topic yang tidak pernah habis dibicarakan. Apalagi di tengah-tengah masyarakat yang majemuk seperti di Indonesia.

Menurut Pdt Judith, kerukunan berasal dari bahasa Arab yaitu ruknun. Dalam bahasa Indonesia, rukun berarti baik, damai dan tidak bertentangan. Dengan demikian, kerukunan berarti sepakat dalam perbedaan-perbedaan yang ada dan menjadikan perbedaan-perbedaan itu sebagai titik tolak untuk membina kehidupan social yang saling pengertian serta menerima ketulusan hati yang penuh keiklasan.

Sedangkan Haji Muhammad Nur Yamin dalam materinya mengangkat judul tentang hakekat kerukunan umat beragama menurut agama Islam.

Dalam materinya tersebut, Haji Muhammad Nur Yamin mengangkat cerita tentang perang melawan pasukan Khaibar. Ketiga pemateri berharap, kerukunan hidup beragama terus dijaga di Indonesia termasuk di Kota Kupang.

Ketua panitia Kegiatan Pembinaan Kerukunan Umat Beragama Kantor Kemenag Kota Kupang, Raymundus Lake, S.Ag dalam laporannya mengatakan, tokoh agama adalah simpul utama dalam masyarakat. Karena itulah, kantor Kemegang Kota Kupang memandang penting menggelar kegiatan Pembinaan Kerukunan Umat Beragama tersebut.*

Penulis: maksi_marho
Editor: Alfred Dama
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved