PosKupang/

Beta NTT Cinta Tenun Ikat

Kegiatan yang bertemakan pemuda cinta tenun ikat tersebut bertujuan untuk menumbuhkan rasa cinta budaya daerah yaitu tenun ikat NTT.

Beta NTT Cinta Tenun Ikat
ist
Model dari Komunitas Beta NTT saat memperagakan fashion tenun ikat. 

POS KUPANG.COM -- Memperingati hari Sumpah Pemuda tahun 2016, Komunitas Beta NTT Kota Kupang menggelar pentas budaya di taman Nostalgia Kupang, Jumat (28/10/2016).

Kegiatan yang bertemakan pemuda cinta tenun ikat tersebut bertujuan untuk menumbuhkan rasa cinta budaya daerah yaitu tenun ikat NTT.

 
Model tenun ikat 1
Model dari Komunitas Beta NTT saat memperagakan fashion tenun ikat.

Koordintar pameran, Yayang Sutomo, kepada Pos Kupang usai kegiatan, mengatakan, kegiatan ini untuk menumbuhkan rasa cinta, rasa memiliki dan rasa bangga terhadap budaya. Pemuda NTT harus bangga dengan tenun ikat di daerah ini. Dari tangan- tangan terampil para wanita di NTT bisa menghasilkan karya fashion yang luar biasa dan unik.

Kegiatan ini dikemas dalam bentuk fashion street dan Photoshoot. Tampak kaum muda berjalan lenggak-lenggok di panggung untuk memamerkan tenun ikat yang dikenakan.

Model tenun ikat 2
Model dari Komunitas Beta NTT saat memperagakan fashion tenun ikat.

Acara ini sekaligus sebagai bentuk penegasan kepada kaum muda, bahwa tenun ikat itu bukan saja dikenakan orang tua atau pada kegiatan formil saja, tetapi juga bisa untuk fashion sehari-hari.

Sutomo, berharap bahwa anak muda sekarang tidak malu memakai tenun ikat. Dan selalu senantiasa bangga dengan budaya yang dimiliki.

"Jangan malu mengenakan tenun ikat. Karena itulah identitas kita sebenarnya. Kita harus bangga dengan budaya kita," tegasnya.

tenun ikat NTT 1
Model dari Komunitas Beta NTT saat memperagakan fashion tenun ikat.

Salah satu designer Tenun, Sandra Lola, secara terpisah usai kegiatan, mengatakan, ide yang di angkat adalah supaya dunia Fashion dan style anak muda itu tidak hilang dengan balutan tenun ikat dan mereka lebih senang memakai tenun ikat.

Ia mengatakan, tenunan tak kalah banding dengan orangtua, dan ternyata anak muda memakai tenun ikat modifikasi lebih keren dengan motif, corak dan warna busana.

Model tenun ikat 3
Model dari Komunitas Beta NTT saat memperagakan fashion tenun ikat.

"Momentum Sumpah Pemuda di angkat agar kaum muda tetap semangat mengenakan tenun ditengah perkembangan fashion di berbagai belahan dunia. Ternyata anak NTT juga bisa untuk berkarya. Kenapa orang lain bisa dan kita tidak. Jadi anak muda zaman sekarang jangan bermimpi untuk menjadi seorang PNS saja, pegawai bank atau apa. Tetapi cobalah mencari sesuatu ide di bidang seni. Pelan-pelan pasti orang akan menghargai karya kalian," ujarnya.

Model tenun ikat 4
Model dari Komunitas Beta NTT saat memperagakan fashion tenun ikat.

Pada kegiatan yang digelar Komunitas Beta NTT, para disainer Kota Kupang juga mempromosikan pariwisata dan budaya.

Model tenun ikat 5
Model dari Komunitas Beta NTT saat memperagakan fashion tenun ikat.

"Ayo anak muda mari berkarya sebelum terlambat dan menyesal, selagi ada ide. Mari kita coba, kalaupun gagal, janganlah menyerah tetapi berusahalah untuk mencapai impian dan harapan. Orang lain bisa kenapa kita tidak mencoba," ujarnya memberi motivasi kepada para pemuda. (nia)

Editor: alfred_dama
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help