Mendikbud: Ujian Nasional Dikaji Ulang

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy mengatakan bahwa pihaknya sedang mengkaji, apakah ujian nasional masih diperlukan atau

Mendikbud: Ujian Nasional Dikaji Ulang
Kompas.com Kontributor Malang, Andi Hartik
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy saat berkunjung ke SDN Mangliawan I, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Jumat (2/9/2016) 

POS KUPANG.COM, LUWUK -- Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy mengatakan bahwa pihaknya sedang mengkaji, apakah ujian nasional masih diperlukan atau tidak.

"Berdoa saja ya, mudah-mudahan ...," katanya, tanpa melanjutkan penjelasannya, saat mengunjungi Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) I Luwuk, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah, Sabtu.

Saat berkunjung secara mendadak itu, menteri yang didampingi Sekretaris Jenderal Kementerian Pendidikan Kebudayaan (Sesjen Kemendikbud) Didik Suhadi dan Bupati Banggai Herwin Yatim itu, Muhadjir langsung memasuki sejumlah ruangan untuk berdialog dengan para siswa.

Saat berada di ruang Kelas XII jurusan, seorang siswa bernama Mohamad Kaharuddin tiba-tiba mengancungkan tangan dan meminta kesempatan untuk bertanya kepada Mendikbud yang sudah mengambil posisi untuk keluar kelas.

"Mohon maaf Pak Menteri, boleh saya bertanya," ujar Kaharuddin tanpa malu-malu, dan langsung dipersilahkan Mendikbud untuk mengajukan pertanyaan.

"Pak Menteri, apakah ujian nasional itu masih akan dilakukan? Apakah UN tidak menghambur-hamburkan dana saja," ujarnya, yang disambut tepuk tangan para siswa dan guru.

"Lha, menurut kamu bagaimana?," kata Muhadjir, balik bertanya.

"Menurut saya Pak, UN tidak perlu lagi. Dihapus saja, karena kalau UN itu siswa pasti meniru-niru temannya. Maksudnya, menyontek. Jadi, UN buang-buang dana saja," katanya tegas, dan disambut tepuk tangan riuh para siswa.

"Siapa yang suruh kamu bertanya seperti itu?" kata Mendikbud Muhadjir, kembali bertanya sambil tersenyum.

"Tidak ada Pak. Ini ide saya sendiri," ujar Kaharuddin.

Halaman
123
Editor: Alfred Dama
Sumber: Antara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved