PosKupang/

Ratusan Penumpang Lompat ke Laut KMP Dharma Kencana VIII Tenggelam di Labuan Bajo

KMP Dharma Kencana VIII (bukan XIII, Red) diduga menabrak karang lalu tenggelam di sekitar Pulau Bidadari dan Punguh perairan Labuan Bajo.

Ratusan Penumpang Lompat ke Laut KMP Dharma Kencana VIII Tenggelam di Labuan Bajo
NET
NET KMP Dharma Kencana VIII 

LABUAN BAJO, PK - KMP Dharma Kencana VIII (bukan XIII, Red) diduga menabrak karang lalu tenggelam di sekitar Pulau Bidadari dan Punguh perairan Labuan Bajo, Jumat (14/10/2016) sekitar pukul 19.30 Wita. Ratusan penumpang kapal berlompatan ke laut untuk menyelamatkan diri.

Kapal naas merupakan kapal ro-ro yang bisa memuat kendaraan yang berjalan masuk ke dalam kapal dengan penggeraknya sendiri. Begitu juga ketika hendak keluar dari dalam kapal sehingga disebut sebagai kapal roll on -roll off atau disingkat Ro-Ro.

Informasi yang dihimpun Pos Kupang di Labuan Bajo semalam menyebutkan, kapal naas itu dalam perjalanan dari Maumere menuju Surabaya, tetapi seperti biasa kapal itu juga singgah di Labuan Bajo. Setelah menaikkan mobil dan penumpang di Labuan Bajo, kapal tersebut berangkat ke Surabaya sekitar pukul 19.15 Wita.

Berdasarkan manifes, di dalam kapal tersebut terdapat 117 penumpang, 31 kendaraan yang terdiri dari 27 kendaraan dari Maumere, empat mobil dan motor yang muat dari Labuan Bajo.
Sirilus, seorang penumpang selamat, kepada Pos Kupang mengaku, saat kejadian hampir semua penumpang sudah hendak tidur. Namun, terdengar bunyi yang sangat besar yang diikuti matinya mesin kapal.

"Penumpang panik. Kami bertambah panik ketika melihat anak buah kapal (ABK) menurunkan sekoci dan membuang pelampung ke laut. Kemudian diikuti dengan permintaan agar penumpang melompat ke laut," tutur Sirilus saat ditemui di Pelabuhan Labuan Bajo semalam.

Saat para penumpang berlompatan ke laut, ABK juga meminta bantuan ke Syahbandar Labuan Bajo. Beberapa saat kemudian sejumlah armada yang saat itu bersandar di Pelabuhan Labuan Bajo diterjunkan ke lokasi dengan jarak tempuh sekitar 30 menit dari Labuan Bajo.

Dari upaya penyelamatan itu, sebagian besar penumpang sudah berhasil diselamatkan. Namun, satu orang penumpang bernama John mengalami patah kaki dan dirawat di Puskesmas Labuan Bajo.

Pantauan Pos Kupang semalam, di Pelabuhan Pelni Labuan Bajo, ratusan orang datang menyaksikan peristiwa tersebut. Juga terlihat ratusan penumpang duduk di terminal pelabuhan. Sementara petugas terus melakukan evakuasi dan petugas lainnya mencocokkan manifes dengan semua penumpang dan barang yang dimuat kapal naas itu.

Sekitar pukul 23.15, diinformasikan bahwa seluruh badan kapal sudah tenggelam ke dasar laut. Para penumpang yang selamat diinapkan di Hotel Kharisma dan Hotel Pelangi Labuan Bajo. Kebanyakan di antara mereka, terutama kaum perempuan, tampak berjalan pincang karena melompat dari kapal.

Diduga Menabrak Karang

Kepala Syahbandar Labuan Bajo, Usman Husin, membenarkan kapal tersebut kemungkinan menabrak karang. Hal yang sama diakui Kapolres Manggarai Barat Manggarai Barat, AKBP Dr. Supiyanto, M. Si.

"Dugaan awal, kapal tersebut menabrak karang. Namun, hal ini masih perlu diselidiki lebih lanjut," kata Supiyanto.

Kemungkinan lain, menurutnya, adanya prosedur yang tidak diikuti oleh awak kapal dalam perjalanan karena ada informasi pada saat kejadian, kapal naas itu dikendalikan oleh kapten "tembak".

Supiyanto pun mengharapkan kehadiran Komisi Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) di lokasi untuk menyelidiki penyebab tenggelamnya kapal tersebut.

Sambil menunggu penyelidikan mengenai penyebab tenggelamnya kapal tersebut, menurut Supiyanto, upaya pertama yang dilakukan adalah menyelamatkan semua penumpang kapal, barang bawaan dan menyiapkan tempat penampungan sementara. (ser)

Penulis: Servan Mammilianus
Editor: Ferry jahang
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help