PosKupang/

Menkeu Sri Mulyani : "Siswa Seminari Jangan Hanya Jadi Pastor Tetapi Jadi Menkeu"

Saya tahu dari wajah mereka. Ini menggambarkan bahwa pendidikan di sekolah ini (SMP SMA Seminari MBSB) sangat baik

Menkeu Sri Mulyani :
POS KUPANG.COM/EGY MOA
POS KUPANG.COM/EGY MOA Menteri Keuangan RI, Dr.Sri Mulyani Indarwati (kacamata), Kepala MP dan SMA Seminari Maria Bunda Segala Bangsa, Romo Deodatus Du, Pr (kanan), Uskup Maumere, Mgr. (emeritus) Gerulfus Kherubim Parera, SVD, dan Ketua Komisi XI DPR RI, Melkyas Mekeng, di seminari itu, Sabtu (15/10/2016) petang. 

Laporan wartawan Pos Kupang, Eugenius Mo'a

POSKUPANG.COM, MAUMERE---Menteri Keuangan (Menkeu) RI, Dr.Sri Mulyani Indarwati, mengakui tarian Hegong, lagu Maumere Manise, dan tarian Gemu Famire kepadanya oleh siswa SMP dan SMA Seminari Maria Bunda Segala Bangsa (MBSB), disampaikan secara tulus dan cerah ceria.
"Saya tahu dari wajah mereka. Ini menggambarkan bahwa pendidikan di sekolah ini (SMP SMA Seminari MBSB) sangat baik. Kondisi ini kelak menghasilkan manusia Indonesia yang sangat baik menjalankan tugas dan kewajiban sebagai warga negara yang baik menjadikan Indonesia sebagai satu kesatuan," kata Sri Mulayani saat bertatap muka dengan Uskup Maumere, Mgr (emeritus) Mgr. Gerulfus Kherubim Parera,SVD, ratusan siswa, dan guru di SMP dan SMA MBSB, Maumere di Pulau Flores, Sabtu petang (15/10/2016).
Sri Mulyani berkata, sambutan siswa menggugah hatinya sebagai anak dari seorang guru. Ia menantang para siswa, kelak tak hanya menjadi pastor, tetapi juga kelak menjadi Menkeu yang lebih hebat dari dirinya.
"Indonesia akan lebih maju dan makin kuat kalau pendidikannya bagus. Investasi yang paling berharga adalah pendidikan, membangun kecerdasan dan mental anak. Kita tidak bisa bersaing dengan negara lain tanpa pendidikan yang kuat dan menjadikan anak bangsa yang cerdas," tegas mantan Direktur Bank Dunia itu.
Kehadiran Sri Mulyani bersama Ketua Komisi X DPR RI, Melkyas Mekeng, Dirjen Bea Cukai,dan pejabat lain di jajaran Kemenkeu menyaksikan langsung pembangunan fasilitas sekolah yang didanai dari APBN.
Bangunan sekolah yang megah dengan lingkungan yang asri, penuh pohon mangga yang sedang buah lebat membuat Sri Mulyani terpesona. Ia mengapresiasi pengelola yang menggunakan APBN secara maksimal bangun lembaga pendidikan.
Sri Mulyani mengatakan akan mengusahakan supaya ada ruang memberi bantuan pembangunan fasilitas tambahan yang dimintai pengelola sekolah. Ia berharap, generasi yang dihasilkan dari lembaga pendidikan ini tak hanya menjadi pastor, tetapi juga politisi, birokrat, pengusaha dan wartawan.
Ketua Komisi XI DPR RI, Melkyas Markus Mekeng mengatakan, 10 tahun lalu ia minta langsung bantuan anggaran untuk bangun sekolah seminari kepada Menkeu, yang saat itu dijabat Dr.Sri Mulayani Indarwati.
"Saya ditanya Bu Menteri tentang sekolah seminari. Saya sampaikan semacam pesantren (lembaga pendidikan di agama Islam). Saya berjuang di APBN. Kalau APBD tidak mungkin bisa dibangun," kata Melky.
Kepala SMP dan SMA MBSB,Romo Deodatus Du, Pr mengharapkan Menkeu mengalokasi angggaran menyelesaikan pembangunan kapela, gedung asrama, ruang makan dan laboratorium bahasa dan Mipa.
Sekolah ini, kata Romo Deodatus, tak menampung siswa dari Maumere dan Flobamora. Tetapi juga dari Jawa, Kalimantan, Sumatera dan Papua.*

Penulis: Eugenis Moa
Editor: Ferry jahang
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help