Deputi Gubernur BI Bawakan Kuliah Umum di Uniflor

Deputi Gubernur BI, Dr Hendar memberikan kuliah umum di Universitas Flores (Uniflor) Ende kepada 800 orang mahasiswa dari Fakultas Ekonomi, Jumat (14/

Deputi Gubernur BI Bawakan Kuliah Umum di Uniflor
POS KUPANG/ROMUALDUS PIUS
Deputi Gubernur BI, Dr Hendar memberikan kuliah umum di Universitas Flores (Uniflor) Ende 

Laporan Wartawan Pos Kupang, Romualdus Pius

POS KUPANG.COM, ENDE -- Deputi Gubernur BI, Dr Hendar memberikan kuliah umum di Universitas Flores (Uniflor) Ende kepada 800 orang mahasiswa dari Fakultas Ekonomi, Jumat (14/10/2016).

Dalam kuliah umum yang bertemakan Aspek ekonomi daerah dalam pelaksanaan peran dan fungsi Bank Indonesia, Dr Hendar mengatakan alasan Bank sentral perlu memahami ekonomi regional karena pentingnya aspek spasial dalam asesmen perekonomian juga peran daerah semakin besar dalam proses pembangunan ekonomi.

Dr Hendar mengatakan kebijakan ekonomi dan keuangan Daerah sebagai pendukung kebijakan Bank Indonesia
Fungsi Bank Indonesia di daerah ujar Dr Hendar adalah sebagai stabilitas moneter maupun, stabilitas sistem keuangan juga stabilitas sistem pembayaran dan pengelolaan uang rupiah
Bank sentral perlu memiliki pemahaman yang menyeluruh terhadap kondisi perekonomian, baik dalam perspektif global, Nasional, dan Daerah, sebagai landasan penting dalam perumusan kebijakan moneter.

Asesmen perekonomian dengan hanya memperhatikan dinamika ekonomi global dan Nasional untuk mendukung perumusan kebijakan belumlah cukup.
Perkembangan ekonomi Nasional jika dilihat hanya secara agregrat, tidak memberikan gambaran perbedaan pencapaian kinerja dan disparitas perekembangan ekonomi antar Daerah. Hal ini tidak terlepas dari keberagaman karakteristik ekonomi dan endowment factors ( SDA dan ketersediaan infrastruktur ) yang berbeda di setiap Daerah.

Tugas Bank Indonesia adalah menetapkan kebijakan moneter juga mngatur dan mengawasi makroprudensial serta menjaga kelancaran sistem pembayaran.

Sedangkan dari sisi moneter adalah menetapkan sasaran- sasaran moneter dengan memperhatikan sasaran laju inflasi juga melakukan pengendalian moneter dengan tidak terbatas pada operasi pasar terbuka di pasar uang, baik rupiah maupun valuta asing serta menetapkan tingkat diskonto juga menetapkan cadangan wajib minimum dan mengatur kredit atau pembiayaan.

Sedangkan dalam sistem pembayaran dan pengelolaan uang rupiah Bank Indonesia berfungsi untuk pengelolaan uang rupiah juga mengeluarkan dan mengedarkan uang kertas dan logam rupiah.

Selain itu ujar Dr Hendar BI juga berwewenang untuk mencabut dan menarik kembali uang rupiah dari uang peredaran serta menjaga kelayakan uang rupiah melalui kegiatan penukaran dan melaksanakan penyelenggaraan jasa sistem pembayaran serta memberikan persetujuan izin dan melakukan pemeriksaan.

Sedangkan dari sisi makroprudensial Bank Indonesia berwewenang untuk menetapkan kebijakan makroprudensial maupun melakukan pemantauan sistem keuangan ( surveillance) juga mengembangkan pasar dan akses keuangan serta melakukan pencegahan dan penanganan krisis sektor keuangan maupun melakukan pemeriksaan secara langsung terhadap Bank yang tertentu yang sistemically important Bank dan Bank lainnya serta lemabaga keuangan bukan Bank sistemik.

Dikatakan Bank Indonesia perlu memperkuat perannya di daerah untuk mendorong reformasi struktural melalui optimalisasi impelementasi fungsi utama BI di Daerah dan koordinasi yang kuat dengan stakeholders.

Dr Hendar mengatakan sebagai stabilitas moneter BI menghadapi tantangan berupa Infasi dipengaruhi supply shocks maupun karakteristik infasi antar Daerah.sedangkan sebagai stabilitas sistem keuangan BI menghadapi tantangan terbatasnya akses dan literasi keuangan masyarakat juga keterbatasan akses terhadap data dan informasi yang bersifat spasial.

Kepada para mahasiswa Dr Hendar mengajak agar senantiasa mencintai uang rupiah karena rupiah adalah mata uang resmi Bangsa Indonesia yang sudah sewajarnya dicintai oleh segenap Bangsa Indonesia.*

Penulis: Romualdus Pius
Editor: Alfred Dama
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved