PosKupang/

Tingkatkan Daya Saing Industri, Pemerintah Dorong Insinyur Indonesia

Menteri Perindustrian (Menperin) Airlangga Hartarto mendorong Persatuan insinyur Indonesia (PII)

Tingkatkan Daya Saing Industri, Pemerintah Dorong Insinyur Indonesia
Thinkstock
Ilustrasi insinyur 

POS KUPANG.COM, JAKARTA -- Menteri Perindustrian (Menperin) Airlangga Hartarto mendorong Persatuan insinyur Indonesia (PII) berperan aktif dalam pertumbuhan dan peningkatan daya saing industri nasional.

Langkah strategis yang dapat dilakukan para insinyur profesional adalah bersinergi dengan pemerintah dalam pembangunan industri di berbagai sektor.

Menperin berharap kontribusi dari para insinyur melalui penguatan networking di berbagai sektor untuk mengembangkan inovasi-inovasi agar industri Indonesia dapat lebih berkembang maju dan berdaya saing tinggi.

"Terutama dalam menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA)," ujar Menperin pada Rapat Pimpinan Nasional Persatuan Insinyur Indonesia (PII) di Jakarta, Selasa (11/10/2016).

Menperin menegaskan, pihaknya telah merumuskan beberapa kebijakan untuk mendongkrak daya saing industri nasional, diantaranya penerapan new industrial revolution versi 4.0 dan hilirisasi sumber daya alam.

"PIl harus ikut masuk ke sektor ini. Apalagi, indonesia negara tujuan investasi kesembilan di dunia atau masih di atas negara-negara ASEAN," ujarnya.

Ketua Umum PII Hermanto Dardak mengaku siap mendorong insinyur indonesia untuk memiliki kompetensi internasional agar mampu bersaing dengan insinyur asal negara-negara lain.

"Kami tengah menyiapkan program pengembangan keprofesian berkelanjutan," ujarnya.

Dalam menjalankan program penciptaan insinyur profesional di Indonesia, PII akan bekerja sama dengan Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, serta Kementerian Perindustrian.

Pada kesempatan tersebut, Menperin Airlangga Hartarto dan Menristekdikti Mohamad Nasir menandatangani Nota Kesepahaman tentang penyelenggaraan Program Profesi Insinyur.

"Lulusan insinyur yang baru akan dipersyaratkan untuk magang selama dua tahun agar bisa terdaftar dan diakui sebagai insinyur untuk praktek sebagai profesional termasuk yang bekerja di sektor industri," tutur Hermanto. (Kompas.Com)

Editor: Rosalina Woso
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help