Aman Flores Melaksanakan Konsultasi Publik Ranperda Perlindungan Masyarakat Adat

Aliansi masyarakat adat Nusantara (Aman) cabang Flores Bagian Barat melaksanakan konsultasi publik Rancangan peraturan daerah (Ranperda) kabupaten Mat

Aman Flores Melaksanakan Konsultasi Publik Ranperda Perlindungan Masyarakat Adat
POS KUPANG/ROBERT ROPO
Ilustrasi 

Laporan wartawan Pos Kupang, Robert Ropo

POS KUPANG.COM, BORONG -- Aliansi masyarakat adat Nusantara (Aman) cabang Flores Bagian Barat melaksanakan konsultasi publik Rancangan peraturan daerah (Ranperda) kabupaten Matim tentang pengakuan, perlindungan dan pemberdayaan masyarakat hukum adat di kabupaten Matim.

Kegiatan konsultasi publik tersebut dilaksanakan di kampung Ladar, Desa Golo Mude kecamatan Elar kabupaten Matim, Rabu (5/10/2016) lalu dengan narasumber kaban Kesbangpol kabupaten Agus Kabur, Wakil ketua II DPRD Matim, Gorgonius D.Bajang, Pengurus besar Aman Jakarta, Sinung Karto dan dihadiri oleh 80 peserta yang merupakan utusan dari masyarakat adat anggota Aman, masyarakat adat bukan Aman dari seluruh wilayah Matim, Pemerintah, lembaga dan utusan Ormas Mitra Aman.

Data yang diterimah Pos Kupang dari badan pelaksana Harian Pengurus Daerah Aman Flores bagian Barat, Ketua Ferdi Danse melalui sekertaris Aman, Maximilianus Herson Loi, SH, Selasa (11/10/2016) bahwa dalam konsultasi publik tersebut, Kaban Kesbangpol Matim, mengatakan Pemda Matim menyampaikan bahwa misi Pemda Matim adil untuk memajukan masyarakat adat melalui pemberian pengakuan dan perlindungan yuridis sehingga pemerintah mendorong agar Ranperda tersebut harus dibahas pada tahun 2017. *

Penulis: Robert Ropo
Editor: Alfred Dama
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved