PosKupang/

Pilgub NTT

Dira Tome Sosialisasi Diri di Flotim untuk Bakal Calon Gubernur NTT 2018-2023

Bupati Sabu Raijua, Ir. Marthen L. Dira Tome bersafari ke Kota Larantuka, Flores Timur, Jumat (30/9/2016). Ia menyosialisasikan diri untuk maju sebaga

Dira Tome Sosialisasi Diri di Flotim untuk Bakal Calon Gubernur NTT 2018-2023
POS KUPANG/FELIKS JANGGU
Marthen L. Dira Tome saat menyosialisasika diri di Larantuka memberikan keterangan pers kepada wartawan Jumat (30/9/2016). 

POS KUPANG.COM, LARANTUKA -- Bupati Sabu Raijua, Ir. Marthen L. Dira Tome bersafari ke Kota Larantuka, Flores Timur, Jumat (30/9/2016). Ia menyosialisasikan diri untuk maju sebagai Gubernur NTT pada Pilgub 2018.

Tokoh agama, tokoh masyarakat dan tokoh muda Flotim berkumpul di Aula OMK Keuskupan Larantuka mendengarkan gagasan Dira Tome untuk NTT masa depan.

Ia mengungkapkan dua masalah utama NTT yang harus segera diatasi, yakni kemiskinan dan pengangguran. Kemiskinan bisa diatasi dengan memanfaatkan potensi alam laut dan darat.

Ia mensharingkan bagaimana mengoptimalkan pemanfaatan kekayaan laut dan darat seperti yang telah dilakukannya di Kabupaten Sabu Raijua.

Dira Tome mengungkapkan tiga kekayaan laut yang utama di NTT, yakni ikan, garam dan rumput laut. Tiga kekayaan alam laut itu memberikan kesejahteraan untuk NTT ke depan.

Di Sabu Raijua, produksi garam besar-besaran sudah memberi dampak bagi ekonomi dan memberi lapangan pekerjaan. Hal yang sama dengan rumput laut.

"Rumput tinggal mencari pasaran tetap dan ikan kita optimalkan alat tangkap," ujarnya kepada wartawan usai kegiatan.
Sedangkan kekayaan darat, bisa tanaman holtikultura atau jika cukup air tetap mengolah sawah.

"Kita gunakan pendekatan amfibi. Ada saatnya laut itu tidak bersahabat maka kita ke darat. Saat daratan tidak bersahabat kita ke laut," kata Dira Tome.

Masalah perdagangan manusia di NTT, kata Dira Tome, adalah masalah lapangan kerja. Pemerintah tidak berhasil menciptakan lapangan kerja dan masyarakat terbuai hujan emas di negeri orang.

Selama ini, kata Dira Tome, semua pihak melihat human traficking dari sisi hukum. Padahal sesungguhnya sebagai akibat gagalnya pemerintah menciptakan lapangan pekerjaan.
Ia menegaskan, pemimpin NTT membutuhkan dua hal yakni seorang pekerja keras dan berjiwa enterpreneurship.

Ia menambahkan telah mendapat amanat dari DPW dan DPP Nasdem untuk menyosialisasikan diri kepada masyarakat menyongsong Pilgub NTT 2018.

Disaksikan Pos Kupang, tidak banyak peserta yang menanyakan Dira Tome. Mereka mengangkat tangan dan menyampaikan pujian kepadanya dan menyatakan siap mendukungnya untuk menjadi Gubernur NTT. *

Editor: alfred_dama
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help