Passion Itu Bukan Agama

"Saya ingin bekerja sesuai passion saya. Bagaimana bila pekerjaan yang tersedia ternyata tidak sesuai passion saya?

Passion Itu Bukan Agama
SHUTTERSTOCK
Ilustrasi 

Oleh: Hasanudin Abdurakhman

Dalam sebuah kuliah di depan para mahasiswa saya pernah mendapat pertanyaan soal passion. "Saya ingin bekerja sesuai passion saya. Bagaimana bila pekerjaan yang tersedia ternyata tidak sesuai passion saya? Saya bekerja, tapi tidak menikmatinya. Mungkin saya tidak akan betah."

Saya jawab dengan petanyaan balik. "Bisakah kamu makan passionmu?"

"Tidak."

"Bisakah kamu bayar uang kos pakai passion?"

"Tidak."

"Bisakah kamu traktir pacar kamu dengan passion?"

"Tidak."

"Kalau begitu, lupakan passion kamu. Kamu sekarang butuh kerja untuk bertahan hidup. Passion itu barang mewah, bukan kebutuhan primer. Bekerjalah apa saja, yang penting kamu hidup mandiri. Urus passion kamu nanti, kalau sudah mapan."

Saya tidak sedang mengatakan bahwa kita tidak perlu punya passion. Saya juga tidak bilang tidak perlu bekerja dengan passion. Sangat perlu.

Halaman
123
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved