PosKupang/

Kenali Empat Makna Warna Sampul Paspor di Dunia

sampul paspor semua negara di dunia pada dasarnya terdiri dari empat warna utama yakni merah, biru, hijau, dan hitam.

Kenali Empat Makna Warna Sampul Paspor di Dunia
KOMPAS.COM/ANDRI DONNAL PUTERA
Fisik paspor seri B yang baru saja diedarkan di DKI Jakarta, hari ini, Kamis (27/11/2014). 

POS KUPANG.COM -- Tiap negara punya desain berbeda pada sampul paspor. Meski begitu, sampul paspor semua negara di dunia pada dasarnya terdiri dari empat warna utama yakni merah, biru, hijau, dan hitam.

Situs Business Insider menjelaskan kenapa paspor negara-negara di dunia terdiri dari empat warna utama. Rupanya, warna paspor mencerminkan kategori negara tertentu.

"Mayoritas paspor di dunia memiliki warna dasar merah dan biru," tutur Vice President of Marketing Passport Index, Hrant Boghossian seperti dikutip dari situs Travel and Leisure.

Warna paspor rupanya dipengaruhi kondisi politik, agama, dan geografis sebuah negara. Itulah mengapa warna paspor mencerminkan identitas negara, termasuk Indonesia.

Pemerintah tiap negara berhak memilih warna sampul paspor masing-masing. Warna ini bisa digunakan sebagai identitas, namun tidak menjamin "nilai"-nya akan sama di mata negara lain.

AS misalnya, punya paspor bersampul biru. Begitu juga Suriah. Namun paspor Suriah termasuk salah satu yang "nilai"-nya paling lemah. Warga Suriah hanya bisa masuk ke 32 negara tanpa visa. Sebaliknya, AS memiliki paspor terkuat ketiga di dunia.

Sebelum pemerintah mengeluarkan sampul paspor baru WNI yang berwarna biru, Indonesia identik dengan paspor hijau. Rupanya hal ini sedikit banyak berhubungan dengan agama Islam. Hal tersebut dikemukakan Hrant dalam situs Business Insider.

"Mayoritas negara Islam menggunakan paspor warna hijau karena pentingnya warna tersebut dalam agama mereka," tutur Hrant.

Paspor warna hijau juga digunakan oleh negara-negara Economic Community of West African States (ECOWAS) termasuk Niger dan Senegal.

Berikut arti beberapa warna lainnya pada sampul paspor:

Halaman
12
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help