Novia Mariana Menambah Sahabat

Menari merupakan hobi yang terus dikembangkannya sejak enam tahun lalu. Kala itu Novia Mariana, masih menjadi siswi SMP di Labuan Bajo, ibu kota Kabup

Novia Mariana Menambah Sahabat
POS KUPANG/SERVATINUS MAMMILIANUS
Novia Mariana 

POS KUPANG.COM -- Menari merupakan hobi yang terus dikembangkannya sejak enam tahun lalu. Kala itu Novia Mariana, masih menjadi siswi SMP di Labuan Bajo, ibu kota Kabupaten Manggarai Barat (Mabar).

Saat itu Novia dilatih oleh Manajemen I Production, salah satu Even Organizer (EO) di Labuan Bajo. Sampai sekarang ini ketika Novia duduk kelas 3 Jurusan IPA SMA Negeri 1 Komodo-Labuan Bajo, masih terus menekuni tarian tradisonal dan modern.

Sejak tahun 2010, hari demi hari dilaluinya dengan penuh ketekunan Novia terus melatih berbagai tarian tradisional dan modern. Berbagai kegiatan akhirnya diikuti Novia untuk mementaskan berbagai jenis tarian.

"Saya mulai latih menari tahun 2010, saat saya masuk SMP. Saat itu Om saya yang masukan saya untuk belajar menari. Waktu itu saya tidak tahu menari. Beruntung saya ikut latihan hampir setiap hari selama dua tahun pertama. Akhirnya, saya tahu dan mulai dipercayakan untuk pentas di berbagai kegiatan. Tahun-tahun berikutnya sampai sekarang, tidak latih setiap hari karena saya sudah punya dasar menari," kata anak pertama dari empat bersaudara ini, saat ditemui di Labuan Bajo, Jumat (16/9/2016).

Selain pentas taria pada event-event di Manggarai Barat, gadis yang disapa Novi ini dipercayakan mewakili NTT/Manggarai Barat dalam beberapa event besar di berbagai tempat. Antara lain di Denpasar-Bali, Yogyakarta, Sinjai-Sulawesi Selatan, Bima-Nusa Tenggara Barat.

"Event terakhir yang saya ikut di Bali dan Yogya. Itu merupakan program dari Kemendikbud. Waktu itu saya mewakili NTT setelah lolos seleksi lewat on line. Di Bali, saya gabung dengan tim berjumlah 15 orang dari berbagai daerah. Selama tujuh hari kami dilatih sejumlah trian Bali, lalu kami pentas di Yogya selama empat hari. Selain pentas, kami juga ikut workshop tentang menari saat itu di Gedung Purna Budaya Universitas Gajah Mada," tutur anak sulung dari pasangan Gordianus Gondi dan Emilia Surhayati.
Novi juga dipilih mewakili Manggarai Barat mengikuti festival kesenian se-Indonesia Timur di Sinjai, Provinsi Sulawesi Selatan tahun 2013.

Saat itu Novi bersama teman-teman dalam timnya berjumlah enam orang mendapat juara favorit. Tahun 2014, Novi juga dipilih bersama beberapa anggota tim mewakili Manggarai Barat mengikuti festival keraton di Bima, NTB.

Novi dipercayakan ke sejumlah daerah tersebut untuk pentas seni tari yang ditekuninya selama enam tahun terkahir.

"Latihan menari hampir setiap saat. Begitu juga pentas selalu ada. Namun saya tetap mengutamakan sekolah. Kegiatan menari selama ini tidak mengganggu sekolah saya," ujar Novi, yang bercita-cita menjadi dokter ini.

Novi bangga karena hobi menari membuat ilmu pengetahuannya bertambah. Ia juga mengaku mengikuti pentas tari di sejumlah daerah menambah banyak kenalan dan sahabat. (servan mammilianus)

Editor: Alfred Dama
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved