Pemilihan Putri Pariwisata

Bagi panitia, seorang yang terpilih tentu memiliki nilai lebih daripada kontestan lainnya.

Pemilihan Putri Pariwisata
POS KUPANG/ROMUALDUS PIUS
Dua dari tiga warna Danau Kelimutu di Desa Moni, Kabupaten Ende. 

POS KUPANG.COM - Dinas Pariwisata Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) kembali menggelar agenda tahunan yaitu pemilihan Putri Pariwisata dan Duta Wisata. Dari belasan orang yang mengikuti ajang ini seorang di antara mereka terpilih menjadi putri pariwisata NTT. Juga duta wisata.

Bagi panitia, seorang yang terpilih tentu memiliki nilai lebih daripada kontestan lainnya. Apa kelebihan yang diharapkan? Tentu bukan hanya penampilan secara fisik seorang putri tetapi lebih dari itu. Seseorang yang terpilih harus memiliki kecantikan dari dalam. Dia memiliki kapasitas intelektual. Memiliki wawasan lebih tentang pariwisata NTT.

Soal pariwisata, wilayah NTT memiliki keunikan tersendiri dan tidak kalah dengan daerah lainnya. Di daerah ini, ada keajaiban dunia seperti Komodo dan Kelimutu. Kedua tempat ini sudah dikenal luas masyarakat internasional. NTT juga memiliki kekayaan alam yang luar biasa indah di Pulau Alor, Lembata, Sumba, Rote dan Timor. Belum lagi khasanah budaya yang beragam di seantero Flobamora.

Tetapi sekadar potensi saja tidaklah cukup. Kita harus jujur mengakui masih banyak tempat wisata di NTT yang belum dikenal masyarakat baik dalam negeri maupun manca negara. Untuk mencapai hal itu, tentu hanya dengan salah satu cara yakni promosi dan promosi. Kita di NTT masih sangat kurang melakukan promosi. Sekadar menyiapkan brosur dan leaflet tidak cukup untuk memberitahukan tentang keindahan NTT dalam berbagai perspektif.

Putri pariwisata dan duta wisata NTT tahun 2016 memiliki tanggungjawab untuk mempromosikan daerah ini. Tanggung jawab mereka terasa lebih spesial karena NTT sudah ditetapkan sebagai salah satu destinasi unggulan di Indonesia. Momentum ini harus kita manfaatkan dengan sebaik-baiknya untuk menarik minat wisatawan sebanyak mungkin datang ke wilayah NTT.

Promosi semata pun tidaklah cukup. Sudah menjadi pengetahuan umum bahwa pariwisata terkait erat dengan event. Pemerintah dan masyarakat daerah ini harus lebih aktif dan kreatif menggelar event sehingga orang mau datang ke NTT. Kalau sekadar menjual obyek wisata semata, sangat kecil menarik minat wisatawan. Mari kita belajar dari Bali. Daerah yang sudah terkenal hebat itu bahkan hampir setiap pekan menggelar event untuk menarik wisatawan.

Akhirnya, berhenti sudah hanya mengagumi diri tanpa memberi nilai lebih bagi masyarakat. Apapun yang kita bangun terkait pariwisata NTT manfaatnya harus dirasakan masyarakat Flobamora. (*)

Penulis: PosKupang
Editor: Putra
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved