Nagekeo Ajukan Lagi Tambahan Quota Pengiriman Sapi 1.500 Ekor

Pemerintah Kabupaten Nagekeo mengajukan tambahan quota pengiriman sapi sebanyak 1.500 ekor.

Nagekeo Ajukan Lagi Tambahan Quota Pengiriman Sapi 1.500 Ekor
POS KUPANG/ROBERT ROPO
Ilustrasi 

Laporan Wartawan Pos Kupang, Adiana Ahmad

POS KUPANG.COM, MBAY -- Pemerintah Kabupaten Nagekeo mengajukan tambahan quota pengiriman sapi sebanyak 1.500 ekor.

Permohonan tambahan quota tersebut mengingat pengiriman Sapi melalui Pelabuhan Maropokot tidak saja sapi yang berasal dari Nagekeo tetapi sapi-sapi dari kabupaten lain seperti Mangggarai Timur, Ngada juga Ende.

Hal itu disampaikan Kepala Bidang Peternakan Kabupaten Nagekeo, Gu Petrus ketika dihubungi melalui telepon Kamis (8/9/2016).

Petrus mengungkapkan, pada tahun ini Nagekeo mendapat quota pengiriman sapi sebanyak 1.500 ekor. Jumlah tersebut dinilai cukup kecil mengingat Pelabuhan Maropokot, Kabupaten Nagekeo merupalan pelabuhan transit ternak besar dari daerah lain.

"Surat permohonan tambahan kuota sudah kita kirim ke Gubernur seminggu lalu dengan tembusan ke DPRD Propinsi NTT dan Dinas Peternakan Propinsi NTT. Kita tinggal menunggu respon dari Gubernur," kata Petrus.

Petrus menjelaskan, hewan-hewan besar dari luar yang pengiriman melalui Pelabuhan Maropokot akan terhitung sebagai ternak dati Nagekeo dan masuk dalam quota Nagekeo setelah berada di Nagekeo lebih dari tujuh hari.

"Keteranhan asal ternak hanya berlaku sampai tujuh hari. Kalau lewat tujuh hari, asal hewan tersebut dari Nagekeo dan masuk dan saat pengiriman masuk dalam quota Nagekeo. "Itu yang membuat quota kita cepat habis," demikian Petrus.

Petrus mengungkapkan, saat ini quota pengiriman sapi untuk Kabupatem Nagekeo yang dikeluarkan awal tahun 2016 lalu telah habis. Sisa kuota terakhir sebanyak !30 ekor telah diberikan ke CV. Bina Tani dengan pengiriman terakhir Rabu (7/9/2016) malam.*

Penulis: Adiana Ahmad
Editor: Alfred Dama
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved