Juara Lomba Pidato Nasional, Emanuel Suri Harumkan Nama Belu

Tak ada yang menyangka, seorang anak sekolah dasar (SD) nunjauh di pedalaman sekaligus daerah perbatasan RI-RDTL.

Juara Lomba Pidato Nasional, Emanuel Suri Harumkan Nama Belu
POS KUPANG/EDY BAU
Emanuel Suri bersama guru pendamping dan Kepala Dinas PPO Belu serta jajaran Dinas PPO di kantor dinas itu, Senin (5/9/2016). 

Laporan Wartawan Pos Kupang, Edy Bau

POS KUPANG.COM, ATAMBUA -- Tak ada yang menyangka, seorang anak sekolah dasar (SD) nunjauh di pedalaman sekaligus daerah perbatasan RI-RDTL.

Tepatnya, Emanuel Suri, siswa kelas VI SDN Nokarwek, Desa Loonuna, Kecamatan Lamaknen Selatan (Laksel), Kabupaten Belu mengharumkan nama belu di pentas nasional dengan menjuarai pidato pada lomba seni siswa nasional (FLS2N) tahun 2016 di Manado beberapa waktu lalu.

Kepada Pos Kupang, di Kantor Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (PPO) Belu, Senin (5/9/2016) Emanuel Suri didampingi guru pendamping sekaligus wali kelasnya, Yonita Mau mengatakan, mereka datang untuk melaporkan kepada Kepala Dinas PPO bahwa sudah selesai kegiatan dan meraih prestasi.

"Kami datang mau sampaikan terimakasih atas dukungan pemda melalui dinas PPO Belu. Syukurlah, anak kita bisa juara di tingkat nasional," kata Yonita.

Menurut Yonita, Emanuel adalah siswanya yang pintar dan selalu juara kelas serta tidak nakal. "Dia anak baik dan tidak nakal. Selalu juara kelas," katanya.

Emanuel mengatakan, sangat bangga dan sangat senang bisa mengikuti lomba itu dan menjadi juara meski hanya juara empat dari 34 provinsi se Indonesia.

"Saat pengumuman saya kira juara umum, tapi ternyata hanya juara empat. Saya senang sekali," kata Emanuel sambil tersenyum.

Baginya, bukan soal juara umum tapi dirinya telah banyak belajar dan mengenal teman-teman sebaya dari berbagai daerah di Indonesia.

Atas prestasinya ini, Emanuel mendapatkan sejumlah penghargaan termasuk beasiswa serta tawaran dari lembaga SMP Donbosco Manado agar Emanuel melanjutkan sekolah di sana.

Kepala Dinas PPO Belu, Patrisius Asa mengatakan, prestasi yang diraih Emanuel telah membuka mata bahwa anak dari kampung dan batas negeri punya prestasi dan bisa mengalahkan anak dari daerah lain.

Apalagi, lanjutnya, prestasi ini justeru diraih oleh anak yang berasal dari keluarga miskin dan jauh dari perkotaan. "Kita dari pemda tentu akan ada perhatian berupa rangsangan atau beasiswa. Nanti kita akan cari waktu untuk penyerahannya," ujar Patris.

Lebih lanjut Patris mengatakan, untuk terus mengukir prestasi, anak-anak akan terus diperhatikan dengan membuat kegiatan atau even rutin serupa setiap tahun di tingkat kecamatan sampai kabupaten.*

Penulis: Fredrikus Royanto Bau
Editor: Alfred Dama
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help