Eksekusi Terpidana Mati

Babak Ketiga Eksekusi Mati yang Senyap (2)

Prasetyo menekankan, penegakan hukum tetap berjalan, namun sebisa mungkin tak timbul masalah baru.


POS KUPANG.COM, JAKARTA--Drama berikutnya muncul saat nama Mary Jane, terpidana mati asal Filipina, dicabut dari daftar nama yang dieksekusi mati tahap kedua. Mary batal dieksekusi pada menit-menit terakhir sebelum algojo mengacungkan senapan ke arahnya.

Namun, pemerintah saat itu menegaskan bahwa eksekusi Mary hanya ditunda, bukan dibatalkan. Eksekusi ditunda karena ada bukti hukum baru setelah seseorang yang mengaku sebagai perekrut Mary Jane, Maria Kristina Sergio, menyerahkan diri kepada kepolisian Filipina, Selasa (28/4/2015).

Tak ingin gaduh

Di balik senyapnya pergerakan persiapan eksekusi mati, Prasetyo pernah menyatakan bahwa dirinya tidak ingin hal ini membuat situasi menjadi gaduh. Itu lah yang menjadi pertimbangan Kejaksaan Agung terus bungkam soal eksekusi mati.

Prasetyo menekankan, penegakan hukum tetap berjalan, namun sebisa mungkin tak timbul masalah baru.

"Ya kita harus melihat situasi dan kondisi lingkungan juga dong. Kita ini hidup enggak sendirian. Suasana harus tetap ditenangin," kata dia.*

Editor: Hyeron Modo
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help