Wouhhh, 3.200 Orang Ramai-ramai Telanjang di Kota Hull

Sebanyak 3.200 orang telah terlibat dalam aksi telanjang bulat untuk sebuah karya seni fotografi di kota Hull, Inggris.

Wouhhh, 3.200 Orang Ramai-ramai Telanjang di Kota Hull
AFP/Jon Super
AFP/Jon Super Lautan manusia telanjang di kota Hull, Inggris. 

POS KUPANG.COM, HULL- Sebanyak 3.200 orang telah terlibat dalam aksi telanjang bulat untuk sebuah karya seni fotografi di kota Hull, Inggris.

Dalam beberapa pose, mereka terlihat seperti aliran "banjir" yang melanda jalan-jalan kota Hull. Banyak orang yang lewat, yang baru melihatnya, hampir jatuh dari sepeda.

Seperti dilaporkan The Guardian, Senin (11/7/2016), para peserta menanggalkan semua pakaiannya dan melabur tubuh mereka dengan cat warna biru.

Kegiatan yang telah berlangsung pada Sabtu lalu itu untuk mendukung karya terbaru fotografer internasional terkemuka, Spencer Tunick, bertajuk "Sea of Hull".

Tunick menciptakan karya terbarunya di sana untuk merayakan status Hull yang pada tahun 2016 ini ditetapkan sebagai kota budaya Inggris Raya.

Seorang peserta dalam lautan manusia telanjang itu menuliskan pengalamannya untuk The Guardian.

Dia mengatakan, "Saya bukan warga Hull, tetapi dari York. Saya tidak ingin melewatkan pengalaman berpose telanjang untuk fotografer terkenal dunia."

Bagi yang belum tahu, Tunick menciptakan "seni hidup" di seluruh dunia dengan mengarahkan kerumunan orang telanjang melintasi lingkungan perkotaan dan alam, kemudian dia memotret mereka.

Tunick ingin menggunakan kurva dan sifat mengalir dari bentuk manusia untuk meniru banjir di jalan-jalan kota Hull. Foto yang dihasilkan akan dipamerkan di Ferens Art Gallery pada tahun 2017.

"Gagasan melihat foto diriku telanjang di dinding galeri... Saya tidak pernah merasa malu dengan tubuh saya. Tubuh harus dirayakan, tidak perlu malu," kata Hannah Tomes, seorang peserta.

Banyak pengendara sepeda hampir jatuh ketika melihat ada pemandangan yang tidak pernah dilihatnya sebelumnya.

Berbasis di New York, AS, Tunick telah menciptakan lebih dari 90 instalasi manusia yang sejenis di seluruh dunia, termasuk di Sydney Opera House, Place des Arts di Montreal, Mexico City, dan Muenchen, Jerman.

"Saya sangat tertarik pada sejarah kota ini dan statusnya sebagai pusat pelayaran dan keterkaitannya dengan tradisi maritim yang kaya di masa lalu," kata Tunick tentang Hull.

"Hal yang sangat menggelitik saya adalah bahwa di banyak jalan utama atau taman sekarang, sebelumnya merupakan kawasan perairan," katanya kepada Reuters.

Editor: Ferry Jahang
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved