Pelabuhan Gelap Gulita, Penumpang Kapal Pelni di Maumere Tidak Nyaman

Penumpang Kapal Pelni yang tiba di Maumere melalui Pelabuhan Laut Lorens Say Maumere selalu merasa tidak nyaman.

Pelabuhan Gelap Gulita, Penumpang Kapal Pelni di Maumere Tidak Nyaman
Pos Kupang/kompas.com
Ilustrasi 

Laporan Wartawan Pos Kupang, Aris Ninu

POS KUPANG.COM, MAUMERE -- Penumpang Kapal Pelni yang tiba di Maumere melalui Pelabuhan Laut Lorens Say Maumere selalu merasa tidak nyaman.

Penumpang KM Bukit Siguntang, Umsini, Lambelu dan Nangapulu serta kapal Dharma Lautan tidak nyaman karena penerangan lampu di pelabuhan tidak ada.

Penumpang yang turun dan naik hanya mengandalkan lampu kapal saja.Selain itu, orang yang naik turun kapal tidak diatur mana yang bertugas sebagai portir dan mana yang penumpang yang naik turun dan naik.

Penumpang yang mau turun pun selalu berdesakan dengan orang yang mau naik.

Akibatnya,kesembrawutan arus barang dan penumpang di pelabuhan tidak diatur secara baik.

Demikian pantauan Pos Kupang di Pelabuhan Laut Lorens Say Maumere setiap kali kapal pelni masuk Maumere dan Sabtu (9/7/2016) malam.

Kondisi pelabuhan yang tidak diatur membuat banyak warga atau penumpang yang datang selalu mengeluh dan memberi komentar miring di media sosial.

Keresahan dan ketidaknyaman penumpang ini sudah lama dikeluhkan tapi belum disikapi oleh instansi yang mengurus dan menangani pelabuhan.*

Penulis: Aris Ninu
Editor: Alfred Dama
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help