Junita Lobo Pa Trik yang Jitu

Pengelola perpustakaan harus jeli dan benahi manajemen pelayanan sehingga tidak menjadi pilihan kedua bagi guru dan peserta didik setelah internet.

Junita Lobo Pa Trik yang Jitu
POS KUPANG/OBY LEWANMERU
Junita Lobo Pa, S.Pd 

POS KUPANG.COM -- Pengelola perpustakaan harus jeli dan benahi manajemen pelayanan sehingga tidak menjadi pilihan kedua bagi guru dan peserta didik setelah internet.

"Perlu trik yang jitu bagi pengelola perpustakaan dalam menghadapi era digital," Junita Lobo Pa, S.Pd yang sehari-hari mengajar di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 1 Kupang.

Sebagai guru, Junita menyadari ada pergeseran cara siswa masa kini memanfaatkan perpustakaan sebagai gudang ilmu.

"Di sekolah kami ada perpustakaan dan selama ini dimanfaatkan oleh siswa, guru dan pegawai. Tapi pada era digital ini ada tantangan tersendiri bagi pengelola perpustakaan," kata Junita yang menyelesaikan studi di Jurusan Pendidikan Ekonomi FKIP Universitas Nusa Cendana (Undana) Kupang tahun 2004.

Wanita kelahiran Kupang pada 11 Februari 1981 ini mengatakan, setiap hari para guru mengarahkan siswa agar belajar di perpustakaan. "Kami ada kelompok debat bahasa dan kelompok lain yang setiap saat harus belajar kelompok di perpustakaan. Dengan cara ini, perpustakaan tetap jadi tempat utama bagi semua orang," ujar ibu dari Mey dan Joy.

Menurut dia, era digital bisa menjadi pesaing bagi perpustakaan konvensional, namun manajemen perpustakaan harus bisa merespons perkembangan itu dengan berbagai gerakan seperti mengubah pola pendekatan. Selain itu, tingkatkan keunggulan perpustakaan, koleksi buku dan kualitas pelayanan.

"Perlu ada gerakan untuk ubah pola dari semua elemen, terutama pelajar dan mahasiswa sehingga melihat perpustakaan itu tetap sebagai gudang ilmu," katanya.

Saat kecil Junita ternyata tidak bercita-cita menjadi seorang guru. "Saya dulu cita-cita jadi pengacara, tapi tidak direstui orangtua. Akhirnya kuliah di FKIP untuk jadi guru," tutur tamatan SMP Negeri 1 Kupang dan SDN Fontein 1 Kupang ini. (yel)

Editor: Alfred Dama
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help