Menteri Perhubungan Perintahkan Periksa Manajemen Wings Air

"Saya sudah menugaskan inspektur angkutan udara untuk meriksa," ujar Jonan di Kantor Kementerian Perhubungan, Jakarta, Jumat (10/6/2016).


POS KUPANG.COM, JAKARTA -- Menteri Perhubungan, Ignasius Jonan memerintahkan inspektur angkutan udara untuk menindaklanjuti laporan masyarakat terkait kasus peninggalan bagasi penumpang oleh maskapai Wings Air.

"Saya sudah menugaskan inspektur angkutan udara untuk meriksa," ujar Jonan di Kantor Kementerian Perhubungan, Jakarta, Jumat (10/6/2016).

Ia sendiri belum bisa memastikan apakah laporan peninggalan bagasi penumpang di Bandara Lekunik, Rote Ndao, Nusa Tenggara Timur itu benar atau tidak.

Namun, bila laporan itu benar, maka Kementerian Perhubungan akan memberikan sanksi.

"Seharusnya bagasi itu ketentuan hak penumpang itu berapa, kalau enggak salah 20 kilogram." kata Jonan.

Sebelumnya, Lion Grup mengakui bahwa maskapai Wings Air dengan tujuan Rote Ndao melalui Bandar Udara Lekunik menuju Kupang melalui Bandar Udara Internasional El Tari dengan nomor penerbangan IW 1936, terpaksa tidak bisa mengangkut seluruh bagasi yang dibawa oleh penumpang pada Rabu (8/6/2016).

"Terdapat sebanyak 41 Koli atau 283 Kg barang penumpang yang tidak terangkut pada hari yang sama atau diturunkan dari pesawat dan telah diinformasikan ke penumpang," kata Public Relations Manager Lion Air Group Andy M Saladin.

Menurut ia, keputusan itu terpaksa diambil lantaran pesawat tidak bisa mengangkut seluruh bagasi yangb\ dibawa penumpang.

"Demi mengutamakan faktor serta aspek keselamatan dan keamanan penerbangan dan adanya beberapa hal yang menjadi catatan Pilot in Command (PIC)," tutur Andy.*

Editor: Hyeron Modo
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help