Tinju

Para Pemimpin Dunia Menghadiri Upacara Pemakaman Muhammad Ali

Ribuan orang diperkirakan tumpah menghadiri pemakaman sang legenda tinju di kota kelahirannya di Louisville, Kentucky.

Para Pemimpin Dunia Menghadiri Upacara Pemakaman Muhammad Ali
AP/BBC
Muhammad Ali kalah saat melawan Joe Frazier pada 1971. Namun, Ali membalasnya pada 1974 dan 1975. 

POS KUPANG.COM - Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan dan Raja Yordania Abdullah menjadi di antara para pemimpin dunia yang akan menyampaikan pernyataan pada pemakaman Muhammad Ali Jumat pekan ini, kata juru bicara keluarga Ali seperti dikutip BBC.

Ribuan orang diperkirakan tumpah menghadiri pemakaman sang legenda tinju di kota kelahirannya di Louisville, Kentucky.

Mantan presiden AS Bill Clinton dan aktor Billy Crystal juga akan ikut memberikan pernyataan.

Ali meninggal dunia Jumat pekan lalu dalam usia 74 di rumah sakit di Phoenix, Arizona, karena sebab alami yang tidak bisa disebutkan.

Mantan juara dunia kelas berat tinju itu menderita sakit pernafasan sebagai komplikasi dari penyakit Parkinson yang lama dideritanya.

Prosesi pemakaman Ali akan digelar di sebuah arena luas KFC Yum! Center, mulai pukul 14:00 waktu setempat atau 21.00 WIB, dan terbuka untuk umum.

Pemakaman ini akan dipandu imam dan intelektual muslim California Zaid Shakir, kata juru bicara keluarga Bob Gunnell.

Pemakaman juga dihadiri para tokoh lintas agama, sang istri Lonnie, putrinya Maryum, dan wartawan olah raga Bryant Gumbel. Pemakaman akan disiarkan langsung lewat internet.

Sebelum dimakamkan, pada pukul 9:00 waktu setempat atau 16.00 WIB, peti jenazah akan diarak melewati jalan-jalan di Louisville yang bersejarah bagi Ali.

Kamis nanti salat jenazah akan digelar di Freedom Hall yang terbuka untuk semua orang. Di sinilah Ali pertama kali bertinju dan memenangkan gelar tinjur profesional pada 1960. Tempat ini berkapasitas 18.000 tempat duduk.

Sang legenda akan dimakamkan di Astana Cave Hill di Louisville, demikian BBC.

Editor: Putra
Sumber: Antara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help