Tinju

Petinju Legendaris Muhammad Ali Meninggal dalam Usia 74 Tahun

Petinju kelas berat legendaris, Muhammad Ali, telah berpulang pada usia 74 tahun, di sebuah rumah sakit di Phoenix, Arizona, Amerika Serikat, Jumat (

Petinju Legendaris Muhammad Ali Meninggal dalam Usia 74 Tahun
AP/BBC
Muhammad Ali kalah saat melawan Joe Frazier pada 1971. Namun, Ali membalasnya pada 1974 dan 1975. 

POS KUPANG.COM, PHOENIX -- Petinju kelas berat legendaris, Muhammad Ali, telah berpulang pada usia 74 tahun, di sebuah rumah sakit di Phoenix, Arizona, Amerika Serikat, Jumat (3/6/2016) malam waktu setempat atau Kamis (4/6/2016) siang WIB.

Mantan juara kelas berat yang kepribadiannya telah melampaui dunia olahraga dan memikat seluruh dunia, meninggal akibat gangguan pernafasan.

Ali juga menderita penyakit Parkinson yang diagnosa sejak awal tahun 1980-an. Dia pernah tiga kali menjuara tiju kelas berat.

"Setelah bergulat selamat 32 tahun dengan penyakit Parkinson, Muhammad Ali telah meninggal pada usia 74," kata juru bicaranya, Bob Gunnell.

Jenazahnya akan dimakamkan dalam sebuah upacara di kota kelahirannya, Louisville, Kentucky.

Sebelumnya Ali menjalani perawatan di rumah sakit untuk hari kedua Jumat, setelah mengalami infeksi pernafasan.

Orang-orang yang mengetahui kondisinya mengatakan, dia mungkin menderita penyakit yang lebih parah dan menggusarkan keluarganya.

Ali pensiun dari dunia tinju tahun 1981 dan sudah 30 tahun menderita penyakit Parkinson.

Meskipun dalam kondisi begitu, Ali tetap sibuk tampil dalam berbagai acara sampai belakangan ini, meskipun dia tidak berbicara di depan umum selama bertahun- tahun.

Para dokter mengatakan penyakit Parkinson itu mungkin disebabkan oleh ribuan pukulan yang dialami Ali senoanjang kariernya di seluruh dunia.

Ali telah dirawat di rumah sakit berkali-kali, yang paling belakangan dirawat pada awal tahun 2015 karena infeksi saluran kencing yang gawat, yang semula didiagnosa sebagai radang paru-paru.

Berita-berita bahwa Ali dirawat di rumah sakit membuat banyak petinju dan lainnya mendoakan bagi kesehatannya lewat Twitter, termasuk Sugar Ray Leonard, yang meniru gaya tinju Ali.

Leonard menulis, “Doa bersama harapan kami bagi kesehatan idola, sahabat, dan tanpa diragukan, yang terbesar sepanjang masa@Muhammad Ali ! # GOAT (Greatest of All Time, Red.).” (Pascal S Bin Saju/Kompas.com/AFP/VOA/AP)

Editor: Alfred Dama
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved