Setiap Hari Delapan Ekor Sapi Dipotong di Maumere

Setiap hari jumlah ternak sapi yang dipotong untuk melayani kebutuhan pelanggan dan pembeli delapan ekor sapi.

Laporan Wartawan Pos Kupang, Aris Ninu

POS KUPANG.COM, MAUMERE -  Dokter hewan dari Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Sikka, drh. Quertus Keupung, kepada Pos Kupang di RPH, Kamis (2/6/2016) pagi, mengatakan, setiap hari jumlah ternak sapi yang dipotong untuk melayani kebutuhan pelanggan dan pembeli delapan ekor sapi.

"Semua sapi yang dipotong harus memenuhi persyaratan. Sebelum potong kami periksa surat-suratnya dari desa dan surat soal sapi. Kami tidak akan potong sapi yang asal usulnya tidak jelas. Sapinya harus kami periksa. Kenapa kami lakukan ini, biar jangan ada dampak bagi kami. Habis kami potong ada masalah. Kami buat aturan ini dan sudah kami sampaikan dalam sosialisasi kepada penjagal ternak sapi," kata Keupung.

Ia mengatakan, aksi mogok ini karena miskomunikasi saja. Pasalnya, pada Rabu (1/6/2016) ada seorang penjagal ternak sapi yang mau memotong sapi betina.

"Saya minta sapi ini dibawa pulang ke kandang karena sapi betina ini tidak bisa dipotong. Aturan sudah jelas, sapi betina yang berusia muda jangan dipotong. Karena itu ada anggapan kalau aturan ini mengganggu usaha mereka. Kami tidak bermaksud apa-apa tapi aturan yang kami tegakkan. Kami larang sapi betina muda jangan dipotong bukan maunya petugas tapi karena sudah ada aturan dan kesepakatan bersama," ujar Keupung. (*)

Penulis: Aris Ninu
Editor: Kanis Jehola
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help