Berita Timor Rote Sabu

Ini Kronologi Penemuan Jasad Boniziu

Penemuan jasad korban tersengat listrik, Boniziu, berawal dari kecurigaan dua tetangga korban, Michael Tukan dan Bakri.

Ini Kronologi Penemuan Jasad Boniziu
POS KUPANG.COM/JULIUS AKOIT
Aparat Polsek Kupang Tengah sedang menyelidiki TKP dan menghimpun keterangan dari warga 

Laporan Wartawan Pos Kupang, Julianus Akoit

POS KUPANG.COM, OELAMASI -- Penemuan jasad korban tersengat listrik, Boniziu, berawal dari kecurigaan dua tetangga korban, Michael Tukan dan Bakri.

"Sebab anak bungsu korban yang menderita autis berkeliaran di sekitar kios tanpa ada pengawasan dari korban. Biasanya korban tidak membiarkan anaknya itu jauh dari kios tempat usahanya," kata Tukan dan Bakri.

Dan biasanya, lanjut Tukan, kalau jam 8 pagi, korban pasti sudah terlihat sibuk di kiosnya. Dan mengurus anaknya yang menderita autis.

"Kami lihat anak bungsunya telanjang dan tidak terurus. Kami panggil anaknya. Tapi tidak mau mendekat. Saya bujuk dengan biskuit baru dia mendekat. Lalu kami bopong anaknya. Kami juga panggil-panggil korban, tapi tidak ada sahutan atau tanggapan," tambah Bakri.

Jarak rumah Barkri cuma 10 meter arah Timu dari kios usaha korban. Bakri juga membuka usaha kios kelontong. Sedangkan Bengkel milik Michael Tukan cuma berjarak 4 meter arah Timur tempat usaha korban.

Tidak lama kemudian, muncullah anak pertama korban bernama Mario alias Nevin, hendak menuju sekolah di SMA Nusra Advent Noelbaki.

"Anaknya Mario langsung menjenguk ke dalam kios. Tiba-tiba anaknya berteriak-teriak histeris karena ayahnya ditemukan tergeletak di lantai dan tidak bernyawa lagi," kisah Bakri dibenarkan Michael Tukan. (*)

Penulis: Julius Akoit
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved