Warga Elar Selatan Minta Perbaiki Jalan Bealaing-Mukun-Mbazang

Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTT disesak segera memperbaiki ruas jalan Jalan Bealaing-Mukun-Mbazang yang rusak berat.

Laporan Wartawan Pos Kupang, Rober Ropo

POS KUPANG.COM, BORONG - Masyarakat Kecamatan Elar Selatan, Kabupaten Manggarai Timur (Matim), mendesak Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTT segera memperbaiki ruas jalan Jalan Bealaing-Mukun-Mbazang yang rusak berat. Dari panjang jalan provinsi 77 kilometer (Km), sekitar 40 lebih Km belum diaspal dan kondisi kerusakannya makin parah.

Desakan itu disampaikan warga Kecamatan Elar Selatan, Robertus, Siprianus, Johanes dan puluhan warga lainnya, ketika ditemui di depan Toko Widy Kota Borong, Selasa (3/4/2016).

Robertus, Siprianus, dan Johanes mengatakan, jika jalan provinsi sepanjang 77 Km dikerjakan hanya satu Km setiap tahun maka butuh waktu 40 tahun lebih baru jalan tembus Wukir, Ibukota Kecamatan Elar Selatan. Sebab masih ada 40 lebih Km dari 77 Km belum diperbaiki. Sementara badan jalan provinsi yang telah dihotmix seperti dari Bealaing sampai Waling kini sudah kembali rusak. Jalan tersebut mulai berlubang dan aspal pecah-pecah. Selain itu, kondisi jalan juga sempit karena di bahu kiri dan kanan jalan ditumbuhi semak belukar. Kondisi jalan demikian membuktikan Pemprov NTT hanya membangun jalan tapi tidak merawat.

"Kami sebagai warga Elar Selatan mendesak Pemprov NTT segera aspalkan semua jalan, tidak harus hotmix. Kami sangat menderita Pak, pada musim hujan kemarin kami terpaksa ada yang lain ke Ngada baru ke Borong karena jalan provinsi itu lumpuh total. Kini sudah bisa dilalui karena kondisi tanah sudah kering tapi kondisi jalanya begitu rusak parah. Kami minta Pemprov NTT buka mata untuk kami," ungkap ketiganya.

Sementara Anggota Komisi IV DPRD NTT, Bonifasius Jebarus, ketika dihubungi Pos Kupang melalui layanan BBM, Selasa (3/4/2016), mengatakan, panjang jalan provinsi di Kabupaten Matim sepanjang 77 Km dengan nama jalan Bealaing-Mukun-Mbazang Wukir. Dari jumlah panjang jalan itu baru sekitar 30 lebih Km yang sudah hotmix. Sementara 40 Km lebih yang saat ini sudah seperti jalan telford. Bahkan jalan tanah yang rusak berat, yakni jalan rusak tersebut mulai dari Mukun sampai Mbazang.

Jebarus dari Fraksi Partai Demokrat juga mengatakan, kondisi jalan yang sudah dihotmix dari Bealaing sampai Cabang Colol tetapi usianya sudah lama dan badan jalan aspal sudah banyak yang terkelupas, pecah-pecah dan berlubang. Sementara dari Hutan Bangga Rangga sampai di Mukun kondisinya bagus. Aspal hotmix masih sangat baik.

Dikatakannya, pada tahun 2016 Pemprov NTT mengintervensi pembangunan aspal hotmix di ruas jalan itu sepanjang dua Km mulai dari Mukun tujuan Panleleng dengan sumber dana dari dana alokasi umum (DAU) APBD NTT senilai Rp 6 miliar sesuai DPA. Jebarus mengatakan, Pemprov NTT tidak tinggal diam menangani ruas jalan provinsi tersebut. (rob)

Editor: Kanis Jehola
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help