Tersinggung Ucapan Soal Siyono dan HAM, Puluhan Umat Islam Solo Minta Demokrat Pecat Ruhut

Puluhan orang dari berbagai elemen umat Islam di Solo beraudiensi dengan Fraksi Demokrat DPRD Solo, Jawa Tengah, Selasa (26/4/2016).

Tersinggung Ucapan Soal Siyono dan HAM, Puluhan Umat Islam Solo Minta Demokrat Pecat Ruhut
Net
Ruhut Sitompul

POS KUPANG.COM, SOLO -- Puluhan orang dari berbagai elemen umat Islam di Solo beraudiensi dengan Fraksi Demokrat DPRD Solo, Jawa Tengah, Selasa (26/4/2016).

Mereka datang sambil membentangkan poster bertuliskan di antaranya, 'Pecat Ruhut Sitompul.' Gara-gara omongan Ruhut tempo hari, mereka datang mengadukan aspirasinya.

Alasan mereka, omongan Ruhut yang memplesetkan akronim Hak Asasi Manusia menjadi Hak Asasi Monyet membuat sakit hati keluarga Siyono, terduga teroris yang tewas disiksa dua anggota Densus 88 Antiteror Polri.

Saat kematian Siyono diduga kuat disiksa, banyak pihak mengadu ke Komisi III DPR dan mempertanyakan pelanggaran HAM yang dilakukan personel Densus 88 Antiteror Polri.

"Umat Islam merasa tersinggung dengan pernyataan Ruhut, karena jauh dari nilai-nilai kemanusiaan, " ujar Ketua Laskar Umat Islam Surakarta (LUIS), Edi Lukito.

Perwakilan dari berbagai elemen umat Islam tersebut diterima oleh Ketua Fraksi Demokrat DPRD Solo, Supriyanto. Ia memastikan omongan Ruhut soal HAM tak mewakili partai, melainkan murni pribadi.

Sekretaris DPC Partai Demokrat Solo ini mengatakan pernyataan sikap LUIS akan segera disampaikan ke Dewan Pimpinan Pusat Partai Demokrat yang berwenang memberikan sanksi terhadap Ruhut.

Memang, gara-gara omongannya tersebut, tak sedikit orang memojokkan Ruhut karena tak pantas diucapkan sebagai anggota DPR RI.

Tempo hari, Sekretaris The Islamic Study and Action Center (ISAC) Surakarta, Endro Sudarsono, menilai omongan Ruhut membodohkan dan merendahkan nilai-nilai kemanusiaan.

Menurut dia, berdasar kajian Peraturan Kapolri No 23 tahun 2011, Undang-Undang Hak Asasi Manusia (HAM) No 39 Tahun 1999, Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP), apa yang dilakukan Densus 88 Antiteror terhadap Siyono telah melanggar.

Halaman
12
Editor: Alfred Dama
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help