Berita Flores Lembata Alor

PLN Kalkulasi Pembayaran Bonus PLTP Mataloko

PT PLN Wilayah NTT bersama Pemerintah Kabupaten Ngada sudah membahas dan mengkalkulasi bonus produksi

PLN Kalkulasi Pembayaran Bonus PLTP Mataloko
(ANTARA/Zabur Karuru)
Perusahaan Listrik Negara (PLN)

Laporan Wartawan Pos Kupang, Teni Jenahas

POS KUPANG.COM, BAJAWA --PT PLN Wilayah NTT bersama Pemerintah Kabupaten Ngada sudah membahas dan mengkalkulasi bonus produksi dari pemanfaatan PLTP Mataloko yang wajib dibayar kepada Pemkab Ngada.

PLN siap membayar uiran bonus produksi PLTP Mataloko yang sudah dimanfaatkan selama ini sebesar Rp 1,4 Mega Watt (MW) kepada Pemkab Ngada terhitung Januari 2016.

Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Kabupaten Ngada, Antonius Djawa mengatakan hal itu kepada Pos Kupang, Jumat (22/4/2016). Menurut Antonius, pada hari Rabu (20/4/2016).

Anton bersama General Manager PT PLN Wilayah NTT, Richard Safkaur, manajer PLN Areal Flores Barat, Manajer PLN Rayon Bajawa, Mashuri Hassan membahas kalkulasi pembayaran uiran produksi hasil pemanfaatan PLTP Mataloko sebesar Rp 1,4 MW.

Pembahasa bonus produksi itu menyusul perintah dari Menteri ESDM dan PLN pusat. PLN wajib membayar kepada Pemkab Ngada terhitung Januari 2016.

Selain membahas kewajiban PLN terhadap Pemkab Ngada juga dibahas tentang kewajiban PLN kepada negara yakni uiran eksplorasi dan uiran produksi. PLN wajib menyetor ke kas negara dari dua jenis uiran tersebut.

Dari pemerintah pusat akan diatur untuk dibagikan kepada daerah dengan komposisi, 16 persen pemerintah pusat, 16 persen pemerintah provinsi, 32 persen untuk Kabupaten Ngada dan 32 persen untuk kabupaten seluruh NTT. Komposisi pembagian hasil ini mengacu pada UU nomor 21 tahun 2014 tentang Panas Bumi.

Terkait rencana pengolalaan PLTP Mataloko, PLN sudah merancang strategi mengantisipasi dampak lingkungan sekitar dan perumahan warga sekitar wilayah WKP. "PLN rencana ganti seng rumah warga menggunakan genteng batu." kata Antonius.

Untuk mendukung pengelolaan PLTP Mataloko, PLN akan membentuk panitia kerja bersama yang meliputi, PLN dan dinas terkait di Pemkab Ngada dalam rangka sosialisasi dan identifikasi dampak lingkungan sekitar. (*)

Penulis: Teni Jenahas
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved