VIDEO

VIDEO: Djemi Lassa Temukan Passion dan Raih Keberhasilan

Gampang-gampang susah untuk bisa menjadi pengusaha yang sukses. Jatuh bangun dalam bisnis dialami oleh semua pengusaha.

Terus, siapa yang bersalah menurut Anda?
Dalam perenungan panjang, saya mengambil kesimpulan bahwa sebenarnya tidak ada yang salah dalam musibah itu. Asuransi itu tidak salah, saya juga tidak salah. Saya hanya tidak punya pengalaman dan itu menjadi pengalaman saya. Pelajarannya bahwa saya harus bisa teliti sebelum ikut program asuransi.

Saya lalu mencari dan menemukan asuransi yang bisa melindungi bisnis dan memberikan klaim jika ada kasus kecurian dan lainnya. Pengalaman berharga lainnya bahwa saya harus bisa melindungi paling tidak mengantisipasi keamanan bagi tempat usaha saya.

Saya harus memasang CCTV. Dan lebih dari itu, saya malah kemudian mengembangkan bisnis untuk jual beli peralatan perlindungan keamanan untuk rumah dan kantor seperti kamera CCTV, alarm dan dan finger print. Bahkan ada lagi pengalaman buruk dimana saya pernah mendekam di terali besi selama tiga bulan terkait sewa menyewa ruko.

Dari sejumlah kejadian itu, adakah hikmah yang diperoleh?
Banyak pengalaman berharga yang saya dapatkan dari kejadian itu. Pertama bahwa apapun yang kita punya semua adalah titipan Tuhan. Tuhan yang memberi dan Tuhan pula yang akan mengambilnya dan pasti akan menggantinya dengan hal yang lebih baik lagi.

Dan tentunya kejadian itu adalah teguran Tuhan terhadap saya agar saya tidak melupakan-Nya dalam kehidupan ini. Kedua, kita tidak boleh putus asa dan gampang menyerah dalam menghadapi berbagai persoalan hidup. Harus yakin bahwa setiap persoalan dan hal buruk yang kita alami itu pasti ada hal baik yang akan kita dapatkan nantinya.

Ketiga, bahwa kita harus terus mawas diri dan berpikir dahulu sebelum melakukan tindakan sehingga kita tidak terjerumus kepada hal-hal yang akan merugikan diri sendiri dan keluarga. Dan dari kejadian demi kejadian, saya belajar dan akhirnya kini saya bisa lebih profesional dalam menjalankan bisnis dan bahkan sudah membuka banyak bisnis lainnya. Keberhasilan saya ini semua karena pengalaman dan campur tangan Tuhan.

Anda sudah cukup berhasil menjalankan bisnis di Kupang. Masih adakah target lain yang Anda akan capai nantinya?
Saya masih punya banyak mimpi. Dan saya yakin mimpi itu pasti akan tercapai jika memang ada niat dan usaha yang baik. Saya bermimpi agar daerah NTT ini bisa melahirkan banyak pengusaha-pengusaha muda untuk memajukan kehidupan daerah dan masyarakat disini.

Karena dengan adanya banyaknya pengusaha maka pastinya suatu kota bisa berkembang dengan baik dan masyarakatnya akan hidup sejahtera. Dan untuk mewujudkan mimpi saya itu tentu saya harus bisa memberikan kontribusi yang lebih nyata bagi NTT.

Apa yang akan menjadi kontribusi anda bagi daerah ini?
Saya sudah punya banyak bisnis dan saya mempekerjakan banyak tenaga lokal tentunya itu adalah salah satu kontribusi saya. Kontribusi lainnya bahwa akhir tahun ini saya akan running sebuah sekolah untuk mencetak pengusaha muda yang profesional di bidangnya masing-masing.

Sekolah itu bernama Lassaindo Bisnis School (LBS). LBS bekerjasama dengan Universitas Ciputra untuk membuat program setara D1 yang tujuannya mencetak pengusaha profesional dalam menjalankan bisnis murni. Di sekolah itu nanti mahasiswanya akan diajarkan berbagai hal praktis mengenai cara bisnis yang baik, tepat dan benar.

Halaman
1234
Penulis: omdsmy_novemy_leo
Editor: omdsmy_novemy_leo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved