Berita Flores Lembata Alor

Marselinus Mengaku hanya 500 Kg Beras Terjual

Permintaan akan beras di pasaran di kabupaten Manggarai Timur (Matim)

Marselinus Mengaku hanya 500 Kg Beras Terjual
POS KUPANG/ROBERT ROPO
Marselinus Meot sedang melayani beras jualanya kepada seorang pembeli, Kamis (21/4/2016). 

Laporan Wartawan Pos Kupang, Robert Ropo

POS KUPANG.COM, BORONG --Permintaan akan beras di pasaran di kabupaten Manggarai Timur (Matim) relatif menurun dratis. Hal itu disebabkan saat ini terjadi musim panen padi serempak.

Pedagang beras pasar Borong, Marselinus Meot ketika ditemui Pos Kupang di tempat jualanya di Pasar Borong, Kamis (21/4/2016) mengaku sudah seminggu beras jualanya tidak banyak laku terjual hanya mencapai 500 kilogram (Kg), tidak biasa pada hari-hari sebelumnya berasnya laku terjual mencapai 1000 Kg atau satu ton.

Menurut Meot, menurunnya permintaan konsumen terhadap beras disebabkan karena pada musim panen serempak.

Meot mengaku pada setiap tahun beras yang dijualnya sering laku mulai bulan Juli sampai bulan Maret tahun berikutnya, sementara pada bulan April, Mei, Juni dan Juli pada setiap tahun tidak sering laku karena musim panen padi.

"Jadi sudah satu minggu beras tidak laku. Paling tinggi laku hanya 500 Kg saja. Biasa bulan musim panen selama 4 bulan dari April hingga Juli itu tidak banyak laku",ungkap Meot.

Meot juga mengaku harga beras juga mulai turun normal di Matim. Harga beras yang dijual berkisaran Rp 9000 sampai Rp 10.000 tergantung kualitas beras.

Pedagang beras lainya, Sandri Goden dan Gervasius Mondi juga mengaku hal yang sama. Dikatakanya, bahwa sudah seminggu beras yang dijualnya kurang laku terjual.

"Sudah satu minggu ini pak tidak banyak laku terjual, karena permintaan konsumen sudah mulai berkurang mungkin karena musim panen. Laku hanya sehari bisa mencapai 300 sampai 400 Kg saja",ungkap Goden. (*)

Penulis: Robert Ropo
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved