Berita Kota Kupang

Gedung Kantor Gubernur NTT Kurang Bagus Dikerjakan Waskita Karya

jika tampilan maket atau gambar kantor gubernur dari depan menyenangkan karena ada motif Sasando kita lihat dari belakang gedung kurang bagus

Gedung Kantor Gubernur NTT Kurang Bagus Dikerjakan Waskita Karya
obi lewanmeru
Inilah Gedung Kantor Gubernur NTT yang sementara dibangun. Gambar diabadikan, Rabu (20/4/2016). 

POS KUPANG.COM, KUPANG - Hamdan Saleh Batjo dari Komisi I DPRD NTT mengkritisi segi estetika tampak belakang Gedung kantor gubernur NTT yang berada di Jalan El Tari. Kupang. Tampak bangunan sesuai gambar atau maket bagian depan cukup bagus, namun bagian belakang kurang bagus.

Hamdan menyampaikan hal itu ketika bersama Ketua Komisi I DPRD NTT, Proklamasi Ebu Tho memantau pembangunan kantor gubernur yang sementara dikerjakan, Rabu (20/4/2016). Turut hadir sejumlah anggota Komisi 1 DPRD NTT.

Hamdan mengatakan, dari . "Tapi jikatampilan maket atau gambar kantor gubernur dari depan menyenangkan karena ada motif Sasando kita lihat dari bagian belakang, gedung ini kurang bagus," kata Hamdan.

Dia mengakui, PT Waskita selaku pelaksana harus belajar dari kondisi pembangunan pasar dan Bank NTT di Kabupaten Alor maupun Gelanggang Pemuda di Kota Kupang. "Kita juga melihat dari kacamata politik. Dan, dari progres pekerjaan memang baik. Hanya diragukan waktu pekerjaan jangan sampai ketika musim hujan pekerjaan masih ada dan rekanan minta adendum waktu," jelasnya.

Hal lain yang diingatkan Hamdan yakni soal pembayaran kepada rekanan. Dirinya meminta pemerintah harus membayar sesuai dengan progres pekerjaan.

Proklamasi Ebo Tho mengatakan, dengan progres yang ada sesuai hari kerja maka pihaknya optimis pembanngunan gedung itu tuntas dalam tahun ini. Hal senanda disampaikan Wakil Ketua Komisi I, Jonatan Kana.

Menurut Kana, pembangunan gedung kantor gubernur tentu menjadi kebanggaan masyarakat NTT. "Dulu fraksi kami sempat tolak pembangunan ini," kata Kana.

Anggota lainnya, Dolfinus Kolo memberi masukan agar pekerjaan memperhatikan waktu, anggaran dan juga tentang pertanggungjawaban. Ismail meminta jika ada penambahan tenaga kerja,maka perlu dipertimbangkan soal anggaran. Sedangkan Junus Naisunis sempat menanyakan soal jangka waktu kekuatan bangunan.

Menanggapi hal itu, Kepala Biro (Karo) Umum Setda Provinsi NTT, Zakarias Moruk mengatakan, saat ini pembangunan sudah mencapai 30,54 persen. Dan soal tampilan bagian belakang, dirinya mengakui sudah pernah didiskusikan dan akan diperhatikan.

"Saat ini kita masih upayakan soal keramik karena keramik dibutuhkan untuk 18.0000 meter persegi dan harus seragam atau satu corak dan satu warna. Sedangkan konstruksi depan berupa Sasando diperkirakan tiba pada Mei 2016 dan langsung di pasang," kata Moruk.

Pembangunan kantor gubernur ini menggunakan Dipa Biro Umum Setda Provinsi NTT senilai Rp 159.890.045.000 dengan jumlah hari kerja selama 435 hari. Kontraktor pelaksana dari PT. Waskita Karya (Persero) tbk. (yel)

Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved