Berita Flores Lembata Alor

Bupati Marianus Cek Kondisi Pasar Bobou

Bupati Ngada Marianus Sae dan Wakil Bupati Paulus Soliwoa mengecek kembali kondisi Pasar Bobou

Bupati Marianus Cek Kondisi Pasar Bobou
POS KUPANG/TENI JENAHAS
Bupati Ngada Marianus Sae dan Wakil Bupati Paulus Soliwoa saat memantau kondisi Pasar Bobou, Rabu (20/4/2016). 

Laporan Wartawan Pos Kupang, Teni Jenahas

POS KUPANG.COM, BAJAWA -- Bupati Ngada Marianus Sae dan Wakil Bupati Paulus Soliwoa mengecek kembali kondisi Pasar Bobou, di Kelurahan Faobata yang selama ini ditinggalkan para pedagang. Pemerintah sudah mengeluarkan pengumuman kepada seluruh pedagang yang saat ini berjualan di bekas pasar Inpres Bajawa, terminal kota, emperan toko, trotoar dan di jalan Gajah Madah agar segera menempati Pasar Bobou.

Pantuan Pos Kupang, Rabu (19/4/2016) Bupati Marianus Sae, Wakil Bupati Paulus Soliwoa, Kapolres Ngada, AKBP Andy Nurwandy, SIK, Kabag Admas Martinus Penga Langa, Kabag APU Kristian Haning dan sejumlah staf di Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan.

Bupati Marianus mengatakan, kebijakan pemerintah untuk merelokasi pedagang ke Pasar Bobou untuk memberi rasa nyaman bagi pedagang saat berjualan barang. Pemerintah menyediakan tempat yang sangat layak bagi para pedagang di Pasar Bobou yang dilengkapi fasilitas pendukung lainnya.

Oleh karena itu, pedagang wajib menempati pasar Bobou yang merupakan satu-satunya pasar di Kota Bajawa. Pemerintah akan membenahi sarana dan prasarana untuk mendukung keberadaan Pasar Bobou. Rencana yang dilakukan pemerintah ke depan yakni, menyediakan angkotan kota, membangun terminal bongkar muat di Pasar Bobou dan pemerintah memberi bantuan modal melalui program perak ekonomi sebesar Rp 5 juta setiap pedagang kios dan Rp 2,5 juta bagi pedagang sayur dan buah.

Kapolres Ngada, AKBP Andy Nurwandi, S.IK menghimbau kepada seluruh pedagang yang menempati bangunan bekas Pasar Inpres Bajawa, di kompleks pertokoan, trotoar, terminal dan di Jalan Gajah Madah agar segera menempati Pasar Bobou.
Polisi akan bertindak tegas kepada para pihak yang akan melawan aparat saat melakukan penertiban pedagang.

Sejumlah pedagang yang saat itu ikut berdialog dengan Bupati Marianus Sae mengatakan, pada dasarnya pedagang mendukung kebijakan pemerintah untuk berjualan di Pasar Bobou. Bahkan di hadapan Bupati Ngada, pedagang berjanji hari itu juga Rabu (20/4/2016) siap menempati pasar Bobou. Pedagang juga berterima kasih kepada pemerintah karena sudah menyediakan kendaraan untuk membantu pedagang memobilisasi barang jualan mereka.

Wakil Ketua DPRD Ngada, Dorotea Dhone yang dikonfirmasi Pos Kupang mengatakan, dirinya mendukung kebijakan pemerintah untuk menertibakan pedagang yang saat ini masih berjualan di bahu jalan, trotoar, emperan toko dan lokasi terminal kota.

Menurut Orti, jalan, trotoar dan terminal merupakan tempat publik yang tidak digunakan untuk berjualan. Tempat publik merupakan hak bagi seluruh masyarakat Ngada untuk menggunakan sehingga pedagang yang selama ini berjualan di jalan, trotoar dan terminal segera berjualan di Pasar yang ditentukan pemerintah. (*)

Penulis: Teni Jenahas
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved