PosKupang/

Bupati Ansar Minta Tenun Ikat Dapat Haki

Kementerian Hukum dan HAM NTT Gelar Sosialisasi Kekayaan Intelektual di Aula Sekertariat Daerah Kabupaten Sikka, Jalan El Tari Maumere,Senin (18/4/201

Bupati Ansar Minta Tenun Ikat Dapat Haki
POS KUPANG/ARIS NINU
Bupati Sikka, Drs. Yoseph Ansar Rera, didampingi Ketua Tim Penggerak PKK Sikka, Ny. Irma Tibuludji Rera, berbusana adat saat menyaksikan penampilan peserta festival seni dan budaya di Lapangan Umum Kota Baru Maumere, Jumat (12/9/2014) 

Laporan Wartawan Pos Kupang, Aris Ninu

POS KUPANG.COM, MAUMERE -- Kementerian Hukum dan HAM NTT Gelar Sosialisasi Kekayaan Intelektual di Aula Sekertariat Daerah Kabupaten Sikka, Jalan El Tari Maumere,Senin (18/4/2016) pagi.

Acara sosialisasi dibuka Bupati Sikka, Drs. Yoseph Ansar Rera didampingi Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM NTT, Rochadi Imam Santoso, S.H, M.H dan Kepala Divisi Pelayanan Hukum dan HAM, Drs. Khayatum M.Si.

Bupati Ansar dalam sambutannya menyampaikan terima kasih kepada Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM NTT yang telah memberikan perhatiannya kepada masyarakat Kabupaten Sikka.

Antara lain dengan telah memberikan penghargaan kepada Pemerintah Kabupaten Sikka terkait Desa Sadar Hukum beberapa waktu lalu.

"Pengesahan kekayaan intelektual yang telah mendapat pengesahan adalah lagu Gemu Fa Mi Re, Nyong Franko. Ke depan kita berharap motif tenun ikat dan karya seni lain yang ada di Kabupaten Sikka juga mendapat pengesahan dari Kementerian Hukum dan HAM," harap Bupati Ansar.

Selain kekayaan intelektual berupa karya seni dan budaya, kata Bupati Ansar, di bidang pertanian ada buah - buahan yang juga menjadi kekayaan dan hanya dimiliki masyarakat Kabupaten Sikka adalah buah advokat, oleh masyarakat disebut Ledan Puan, yang memiliki bentuk dan cita rasa beda dengan daerah lain.

Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM NTT, Rochadi Imam Santoso, SH. MH dalam laporannya mengatakan, bahwa kegiatan sosialisasi ini bertujuan agar kekayaan intelektual yang ada di Kabupaten Sikka bisa mendapatkan pengesahan dari Kementerian Hukum dan HAM.

Beberapa kabupaten di NTT telah mendapatkan pengesahan formal dari Kementerian Hukum dan HAM terkait kekayaan intelektual antara lain Rote Ndao yakni Sesando dan Pilanga. Jeruk So'e dan Ubi Nuabosi dari Ende.

"Hak kekayaan intelektual (Haki) adalah hak yang timbul bagi hasil olah pikir manusia yang dapat dinikmati secara ekonomis hasil dari suatu kreatifitas intelektual. Jadi objeknya adalah karya - karya yang timbul atau lahir karena kemampuan intelektual manusia,"jelas Santoso.

Sosialisasi ini terselenggara atas kerjasama Kementerian Hukum dan HAM NTT dan Bagian Hukum Setda Kabupaten Sikka.

Hadir pada kegiatan ini Asisten Administrasi Umum Setda Kabupaten Sikka, Aloysius A.G. Conterius, S.Sos. Kepala Bappeda Sikka,Alfin Pareira, Utusan SKPD Lingkup Pemkab Sikka, Pelaku UKM dan undangan lainnya.*

Ikuti terus berita-berita terkini dan menarik dari http://pos-kupang.com  atau http://kupang.tribunnews.com

Like Facebook www.facebook.com/poskupang
Follow Twitter https://twitter.com/poskupang

Penulis: Aris Ninu
Editor: alfred_dama
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help