Berita Sumba

Warga Sumba Barat Sulit Dapatkan Alang-Alang untuk Atap Rumah Adat

Setiap rumah mendapat dana perbaikan sebesar Rp 25 juta. Perbaikan 10 buah rumah adat di Kampung

Warga Sumba Barat Sulit Dapatkan Alang-Alang untuk Atap Rumah Adat
ilustrasi

Laporan Wartawan Pos Kupang, Petrus Piter

POS KUPANG.COM, WAIKABUBAK - Koordinator Badan Keswadayaan Masyarakat Desa Tebara, Kecamatan Kota Waikabubak, Kabupaten Sumba Barat, Marthen Bata senang mendapat bantuan dana Rp 250.juta untuk memperbaiki rumah adat di kampung tersebut.

Setiap rumah mendapat dana perbaikan sebesar Rp 25 juta. Perbaikan 10 buah rumah adat di Kampung Praijing dimulai sejak Februari 2016 dan kini tiang keliling rumah sudah tegak berdiri. Masyarakat tinggal mencari kayu untuk pengatapan rumah.

Kendala yang dihadapi masyarakat, kata Marthen, sulit mendapatkan alang-alang tua untuk bahan atap rumah adat. "Karena itu kami menggunakan alang-alang lama dulu dan sekitar atau Agustus baru mengganti dengan alang-alang baru," katanya.

Dia menambahkan di Kampung Praijing terdapat sekitar 40-an rumah adat berjejer sepanjang bukit Praijing. (*)

Penulis: Petrus Piter
Editor: Putra
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved