VIDEO

Petani Operasikan Kendaraan Bermotor Roda Tiga

Kelompok tani mengoperasikan kendaraan bermotor roda tiga (viar) untuk membantu memobilisasi pakan ternak.

POS-KUPANG.COM, KUPANG - Sebagaimana disaksikan oleh Rombongan Komisi XI DPR RI pada acara tinjau lokasi penerima KUR di Klaster Sapi Kelompok Tani Noetnana Fatukoa, juga dilaksanakan operasionalisasi perdana kendaraan bermotor roda tiga (viar) untuk membantu kelompok tani memobilisasi pakan ternak.

Bantuan ini merupakan kelanjutan dari program sebelumnya seperti pembangunan kandang komunal, kandang jepit untuk penimbangan, dan timbangan elektronik.

"Perkembangan jumlah sapi pun cukup menggembirakan, dimana jumlah sapi pada tahun 2015 adalah sebanyak 70 ekor sapi atau meningkat 59% dibandingkan dengan jumlah sapi tahun 2014 sejumlah 44 ekor sapi (dimana program klaster baru berjalan)," kata Kepala Kantor Perwakilan BI, Naek Tigor Sinaga.

Dari sisi penjualan, kelompok tani telah memperluas jaringan pemasarang yang dimiliki. Sebelumnya penjualan hanya dilakukan ke penduduk sekitar namun saat ini sudah memiliki mitra kerjasama penjualan sapai dengan salah satu pengumpul/distributor sapi maupun Rumah Potong Hewan (RPH).

Keberhasilan iniyang tentunya bersinergi dengan pihak-pihak terkait seperti Dinas Peternakan Provinsi NTT, Dinas Peternakan Kota Kupang, Fakultas Peternakan Universitas Nusa Cendana dan Politeknik Negeri Kupang.

Sebagaimana disaksikan oleh Rombongan Komisi XI DPR RI pada acara tinjau lokasi penerima KUR di Klaster Sapi Kelompok Tani Noetnana Fatukoa, juga dilaksanakan operasionalisasi perdana kendaraan bermotor roda tiga (viar) untuk membantu kelompok tani memobilisasi pakan ternak.

Bantuan ini merupakan kelanjutan dari program sebelumnya seperti pembangunan kandang komunal, kandang jepit untuk penimbangan, dan timbangan elektronik.

"Perkembangan jumlah sapi pun cukup menggembirakan, dimana jumlah sapi pada tahun 2015 adalah sebanyak 70 ekor sapi atau meningkat 59% dibandingkan dengan jumlah sapi tahun 2014 sejumlah 44 ekor sapi (dimana program klaster baru berjalan)," kata Kepala Kantor Perwakilan BI, Naek Tigor Sinaga.

Dari sisi penjualan, kelompok tani telah memperluas jaringan pemasarang yang dimiliki. Sebelumnya penjualan hanya dilakukan ke penduduk sekitar namun saat ini sudah memiliki mitra kerjasama penjualan sapai dengan salah satu pengumpul/distributor sapi maupun Rumah Potong Hewan (RPH).

Keberhasilan iniyang tentunya bersinergi dengan pihak-pihak terkait seperti Dinas Peternakan Provinsi NTT, Dinas Peternakan Kota Kupang, Fakultas Peternakan Universitas Nusa Cendana dan Politeknik Negeri Kupang.

Penulis: Yeni Rachmawati
Editor: omdsmy_novemy_leo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help