Masyarakat Nagekeo Jangan Tebar Pecahan Botol di Jalan

Badan anggaran (Banggar) sudah menyetujui anggaran untuk perbaikan dan pemeliharaan jalan di daerah itu.

Masyarakat Nagekeo Jangan Tebar Pecahan Botol di Jalan
Pos Kupang/Feliks Janggu
Salah satu titik ruas jalan Ndete-Duli, Desa Reroroja, Kecamatan Magepanda sudah rusak parah. Gambar diambil, Minggu (13/9/2015). 

POS KUPANG.COM, MBAY--Ketua Komisi B DPRD Nagekeo, Sambu Aurelius yang ditemui terpisah di Mbay, Rabu (23/03/2016) siang, mengatakan, semua persoalan jalan telah dibahas di lembaga DPRD.

Badan anggaran (Banggar) katanya, sudah menyetujui anggaran untuk perbaikan dan pemeliharaan jalan di daerah itu.

Aurelius menambahkan, untuk jalan dua jalur dan dua lajur prosesnya ada di tingkat Provinsi NTT sedangkan DPRD dan Pemerintah Kabupaten Nagekeo hanya menyampaikan proposal.

"Proposal tersebut sudah terjawab dengan baik dan telah di lakukan proses tender, seperti apa yang telah dijelaskan Kepala Dinas Pekerjaan Umum Nagekeo," kata Aurelius.

Aurelius mengingatkan, jika jalan tersebut sudah baik maka masyarakat harus merawatnya secara baik karena jalan itu bukan hanya milik Pemerintah dan lembaga DPRD tetapi milik semua.

"Jangan melakukan hal-hal yang tidak baik dan merugikan orang banyak, seperti membuang pecahan botol di jalan, cungkil kembali jalan yang sudah beraspal, mencuci kendaraan di jalan raya karena aspal sangat rentan terhadap air,'' kata Aurelius.

Penulis: Adiana Ahmad
Editor: Ferry Jahang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved