Manggarai Masih Kategori Tertinggal

Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 13 Tahun 2015, menempatkanManggarai, NTT, sebagai satu dari 122 kabupaten di Indonesia kategori tertinggal.

Manggarai Masih Kategori Tertinggal
POS KUPANG/EGI MOA
POS KUPANG/EGI MOA Bupati Manggarai, Kamelus Deno ketika meninjau Dermaga Kedindi di Kecamatan Reo, Kabupaten Manggarai beberapa waktu lalu 

POS KUPANG.COM, RUTENG--Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 13 Tahun 2015, menempatkan Kabupaten Manggarai, NTT, sebagai satu dari 122 kabupaten di Indonesia kategori tertinggal.

Predikat itu mengharuskan pemerintah dan masyarakat bekerja lebih keras mengeluarkan wilayah ini dari status tertinggal.

Karena itu prioritas rencana pembangunan 2017 dibahas dalam forum Musyawarah Rencana (Musrenbang) harus menjawab masalah yang sedang dihadapi. Meski fakta pengkategorian tertinggal itu inilai Bupati Manggarai, Dr.Deno Kamelus, S.H,M.H, berbeda dengan kenyataan.

Kategori tertinggal, kata Kamelus, meliputi aspek geografis relatif sulit dijangkau. Wilayah tertentu letaknya di pedalaman tidak bisa dijangkau. Wilayah perbukitan dan pegunungan, kepulauan, pesisir (pantai) yang panjang, tidak tersedia sumber daya alam.

Kemudian tersedia sumber daya alam, tetapi lingkungan sekitar dilindungi, sehingga tidak bisa dieksploitasi, pemanfaatan sumber daya alam berlebihan, sumber daya manusia terbatas dan akses komunikasi.

"Kalau 10 tahun lalu barangkali iya. Contoh ke Kampung Repok, Lancang (Kecamatan Satarmese) waktu itu belum ada jalan. Tapi setelah 10 tahun, tidak ada lagi kampung di Manggarai yang tidak ada jalan. Sudah diaspal ke semua kampung, bahwa ada yang sudah rusak memang iya," tegas Kamelus.

Menurut Kamelus, program dan kegiatan direncanakan 2017 harus bisa mengeluarkan Manggarai dari semua aspek yang disebut tertinggal itu. Walaupun aspek yang disebutkan dalam Keppres itu tidak cocok lagi untuk Manggarai. Karena ukuran penetapan tertinggal sebuah kabupaten sama dengan ukuran tertinggal sebuah desa,

"Kita tetapkan prioritas dalam perencanaan dengan kemampuan uang sedikit, dari sekian banyak program dan kegiatan,"kata mantan Wabup Manggarai periode 2005-2015.

Penulis: Eugenius Moa
Editor: Ferry Jahang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved