Penyuluhan Narkoba di TTU: Dansatgas RI/RDTL Siap Diperiksa

Saya juga akan diperiksa

Penyuluhan Narkoba di TTU: Dansatgas RI/RDTL Siap Diperiksa
KOMPAS/HENDRA A SETYAWAN
Petugas dari Badan Narkotkan Nasional (BNN) menggelandang Bupati Ogan Ilir Sumatera Selatan Ahmad Wazir Noviadi (tengah) ke Gedung BNN, Cawang, Jakarta Timur, Senin (14/3/2016). Ahmad Wazir Noviandi ditangkap tim BNN di rumahnya di Ogan Ilir Minggu (13/3), karena mengonsumsi narkotika jenis sabu. 

POS KUPANG.COM, KEFAMENANU - Sebanyak 350 orang anggota Satuan Tugas (Satgas) pengamanan perbatasan (Pamtas) RI-RDTL sektor barat, Yonarmed 11/ kostrad, akan melaksanakan penyuluhan peredaran penyalahgunaan maupun pemakaian narkoba April mendatang.

Pasalnya, peredaran narkoba saat ini sudah sangat meresahkan. Bahkan, sudah dinyatakan sebagai musuh negara.
Komandan satgas Armed 11 Letkol Arm Teguh Tri Prihanto Usman, S.Sos pun akan diperiksa.

Dansatgas RI-RDTL sektor barat, Letkol Arm Teguh Tri Prihanto Usman, S.Sos, kepada Pos Kupang, Kamis (17/3/2016) mengatakan, pihaknya akan bekerjasama dengan BNN Provinsi NTT untuk menggelar penyuluhan Narkoba, April mendatang.

"BNN propinsi sudah merespon dan menyetujui. Kegiatan penyuluhan direncanakan akan dilaksanakan pada April mendatang," kata Prihanto.

Lanjutnya, mereka yang bertugas di perbatasan, dalam rangka mengantisipasi kegiatan peredaran penyalahgunaan dan pemakaian gelap narkoba, akan melaksanakan tes urine terhadap semua personil.

"Mudah-mudahan dengan adanya pemeriksaan tersebut bisa mengantisipasi kejadian maupun kegiatan yang dimanfaatkan oleh oknum tertentu dalam rangka peredaran gelap narkoba. Saya juga akan diperiksa,"kata Prihanto.

Anggota Yonarmed 11, katanya, haru pikir dua kali, kalau bagi orang luar mungkin juga ada pemikiran memanfaatkan para personil di perbatasan dan mengurungkan niatnya, karena adanya kegiatan penyuluhan ini. (abe)

Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help