Perajin Bali Sambut Wisatawan China dan Hongkong Rayakan Imlek

Perajin Bali sudah siap menyambut kedatangan wisatawan terutama dari China dan Hongkong

Perajin Bali Sambut Wisatawan China dan Hongkong Rayakan Imlek
KOMPAS.COM/I MADE ASDHIANA
Wisatawan Tiongkok di Tanah Lot, Kabupaten Tabanan, Bali, Jumat (26/6/2015). 

POS KUPANG.COM, DENPASAR -- Perajin Bali sudah siap menyambut kedatangan wisatawan terutama dari China dan Hongkong dalam rangkaian merayaan Imlek dengan menyediakan pernak-pernak unik Bali dengan harga terjangkau.

"Kami menyediakan berbagai jenis pernak pernik unik Bali untuk wisatawan yang berlibur sambil merayakan Imlek," kata pengusaha aneka kerajinan Ni Nyoman Sukiati di Denpasar, Kamis (4/2/2016).

Perdagangan pernak-pernik menyambut Tahun Baru China atau Imlek tahun 2016 cukup marak di sejumlah supermarket, dan pertokoan yang ada di kota Denpasar termasuk di lokasi wisata yang ramai dikunjungi turis.

Aneka hiasan dinding, lampion gantung dengan warna dan bertuliskan huruf China, patung dewa yang terbuat dari porselin dengan ciri khas itu menambah semarak suasana menghadapi perayaan tahun baru Imlek di Bali.

Sukiati mempunyai keyakinan turis asal China akan ramai ke Bali apalagi pemerintah Indonesia memberikan bebas visa kunjungan ke daerah ini sehingga akan bertambah banyak masyarakat terutama generasi mudanya ke sini.

Menurut Sukiati, turis China tentu ingin memiliki pernak pernik Bali yang ditawarkan dengan berbagai macam bentuk yang unik dan ukuran yang variatif untuk dijadikan sebagai kenang-kenangan ataupun hadiah untuk teman.

Apalagi harga pernak pernik Bali disediakan relatif terjangkau, dengan kualitas terjamin.

Ia mengatakan, pernak pernik koleksi buatan perajin Bali antara lain mencakup frame foto kerang, album foto, dompet maupun tempat HP yang merupakan kerajinan tangan dari para perajin Bali yang unik dan kreatif.

Di samping itu ada gelang, kalung, bros yang dipasarkan untuk wisatawan yang berlibur juga menjadi mata dagangan ekspor dengan tujuan utama adalah Amerika Serikat, Australia, Singapura, Hongkong, Jepang dan negara Eropa lainnya.(Kompas.Com)

Editor: Rosalina Woso
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved