Dekan Faperta Undana: 70 Persen Hasil Penelitian Masih Berupa Referensi

Dekan Faperta Undana, Dr. Ir. Damianus Adar, M. Ec mengatakan, sekitar 70 persen hasil penelitian dosen masih berupa referensi untuk penelitian mahasi

Dekan Faperta Undana: 70 Persen Hasil Penelitian Masih Berupa Referensi
POS KUPANG/MAKSI MARHO
Para dosen Faperta Undana sedang memapatkan hasil penelitian mereka pada Diseminasi Hasil-hasil Penelitian Faperta Undana di aula faperta tersebut, Jumat (5/2/2016) siang. 

Laporan Wartawan Pos Kupang, Maksi Marho

POS KUPANG.COM, KUPANG -- Dekan Faperta Undana, Dr. Ir. Damianus Adar, M. Ec mengatakan, sekitar 70 persen hasil penelitian dosen masih berupa referensi untuk penelitian mahasiswa atau kegiatan penelitian lainnya.

Implementasi hasil penelitian dosen di masyarakat masih kurang.

Dekan Faperta Undana, Dr. Ir. Damianus Adar, M. Ec mengatakan hal ini ketika ditemui di acara Diseminasi Hasil-hasil Penelitian Fakultas Pertanian (faperta) Undana Tahun 2015 di aula kampus faperta tersebut, Jumat (5/2/2016) siang.

Faperta Undana menggelar Diseminasi Hasil-hasil Penelitian Fakultas Pertanian (faperta) Undana Tahun 2015 di aula kampus tersebut untuk, kata Adar, untuk mensosialisasikan hasil-hasil penelitian Faperta Undana dengan harapan bisa diadopsi dan dimpementasi oleh pemerintah, LSM dan perusahaan ataupun masyarakat pertanian.

Karena itu, kata Adar, pihak Faperta Undana juga mengundang pihak LSM, penyuluh pertanian dan dinas pertanian serta instansi terkait lainnya untuk ikut dalam kegiatan diseminasi hasil-hasil penelitian tersebut.

Sedangkan menyinggung soal kerjasama penelitian dengan pemerintah daerah, Adar mengatakan, sebenarnya sekitar 50 persen penelitian yang dilakukan dosen Faperta Undana bekerja sama dengan pemerintah.

Sebagai contoh, Faperta Undana bekerja sama dengan pemkab Manggarai dalam penelitian tentang pengembangan komoditi pertanian unggulan di Manggarai, pengembangan tanaman jangug di Kabupaten Kupang dan lain-lain.

"Agar hasil-hasil penelitian bisa diimplementasikan ke masyarakat, makanya Faperta Undana akan menggelar kegiatan desiminasi hasil-hasil penelitian secara rutin. Supaya bisa diketahui masyakatan umum dan pemerintah supaya bisa diadopsi demi pengembangan usaha pertanian di wilayah NTT ini," kata Adar.

Sementara, Prof. Dr. Ir. I Nyoman W Mahayasa, MP yang juga ketua panitia kegiatan desiminasi hasil-hasil penelitian Faperta Undana, mengatakan, penelitian dosen masih sedikit yang dimanfaatkan pemerintah.

Sehingga kedepan, kegiatan diseminasi hasil penelitian akan digelar lebih rutin. Upaya tersebut memang merupakan hal yang baru tetapi diharapkan bisa memperkenalkan hasil-hasil penelitian yang ada.

Meskipun kali ini, baru tujuh hasil penelitian yang disosialisasikan. Dimana ketujuh hasil penelitian tersebut menyangkut pengelolaan dan mengembalikan kesuburan tanah, tentang kebijakan bidang pertanian, tentang perlindungan varietas tanaman pertanian dan tentang teknologi pengelolaan hasil pertanian.*

Ikuti terus berita-berita terkini dan menarik dari http://pos-kupang.com  atau http://kupang.tribunnews.com

Like Facebook www.facebook.com/poskupang
Follow Twitter https://twitter.com/poskupang

Penulis: maksi_marho
Editor: Alfred Dama
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help