Wartawan RRI Dianiaya

Kasat Pol PP Belu Akui Anggotanya Salah

Dia mengaku saat ini sedang didalami apakah anggotanya sedang dalam pengaruh miras ataukah tidak ketika melakukan penganiayaan itu.

Kasat Pol PP Belu Akui Anggotanya Salah
POS KUPANG/EDY BAU
Wartawan RRI Atambua, Tinus Boimau (pipi diperban) saat berada di Polres Belu, Rabu (27/1/2016). 

Laporan Wartawan Pos Kupang, Edy Bau

POS KUPANG.COM, ATAMBUA -- Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Pol PP) Kabupaten Belu, Niko Umbu kepada pos-kupang.com, Rabu (27/1/201/) mengatakan, dirinya sudah mengetahui adanya peristiwa penganiayaan terhadap wartawan RRI Atambua oleh anggotannya.

Dia mengaku saat ini sedang didalami apakah anggotanya sedang dalam pengaruh miras ataukah tidak ketika melakukan penganiayaan itu.

"Itu kami masih dalami seperti apa kasusnya. Ini (kejadian) di luar jam kantor tetapi karena dia menggunakan atribut Pol PP maka kami harus beertanggungjawab," ujarnya.

Menurutnya, berdasarkan informasi yang diperoleh, oknum Pol PP berseragam ini tidak melakukan penganiayaan tetapi temannya.

Namun dirinya menyayangkan perilaku anggotanya yang justru membantu temannya untuk menganiaya wartawan RRI itu.

"Dia (Manto, red) membantu temannya yang bukan anggota Pol PP. Temannya yang bermasalah dan dia membantu. Seharusnya dengan berpakaian itu dia jadi penengah bukan membantu," katanya.

Menurutnya, meski sedang diproses secara hukum namun secara internal, pihaknya sudah memberikan sanksi berupa hukuman disiplin kepada yang bersangkutan.

"Kami sedang dalami dan nyatakan dia bersalah. Kami akan sampaikan kepada pimpinan di atas. Ini dia sudah salah," pungkasnya.*

Ikuti terus berita-berita terkini dan menarik dari http://pos-kupang.com  atau http://kupang.tribunnews.com

Like Facebook www.facebook.com/poskupang
Follow Twitter https://twitter.com/poskupang

Penulis: Fredrikus Royanto Bau
Editor: Alfred Dama
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help