Sudah Ada Mesin Absen, Sekda Ende Ingatkan TidakAda Lagi Pegawai Titip Absen

Menyusul mulai dilakukan uji coba penggunaan mesin sidik jari yang nantinya akan diikuti dengan penggunaan secara resmi oleh pegawai di lingkup kerja

Sudah Ada Mesin Absen, Sekda Ende Ingatkan TidakAda Lagi Pegawai Titip Absen
Romoaldus Pius
LANTIK SEKDA--Bupati Ende, Ir. Marsel Petu melantik dr. Agustinus Ngasu sebagai Sekda Ende, Senin (29/12/2014).

Laporan Wartawan Pos Kupang, Romualdus Pius

POS KUPANG.COM, ENDE -- Menyusul mulai dilakukan uji coba penggunaan mesin sidik jari yang nantinya akan diikuti dengan penggunaan secara resmi oleh pegawai di lingkup kerja Setda Ende maka fenomena titip absent yang kerap kali terjadi hal itu tidak akan terjadi lagi.

Sekda Kabupaten Ende, Dr dr Agustinus G Ngasu, M.Kes mengatakan hal itu kepada Pos Kupang di ruang kerjanya, Selasa (12/1/2016) saat dimintai komentarnya terkait dengan penggunaan mesin sidik jari untuk absen bagi pegawai di lingkup Setda Ende pada, Selasa (12/1/2016).

Agustinus mengatakan mulai Selasa (12/2/2016) di lingkup Setda Ende akan melakukan uji coba penggunaan mesin sidik jari selama dua minggu yang kemudian akan diikuti dengan penggunaan secara resmi.

Iya dua minggu uji coba lalu akan diikuti dengan penggunaan secara resmi,kata Agustinus.

Menurut Agustinus penggunaan mesin sidik jari untuk absen bagi para pegawai dirasa penting karena dengan demikian dapat mengurangi kecurangan yang terjadi di kalangan pegawai saat hendak masuk ataupun pulang kantor.

Jika sebelumnya masih ada oknum pegawai yang bersikap curang dengan menititipkan absent di kawan-kawannya karena memang absen masih bersifat manual maka kali ini hal itu tidak terjadi lagi karena sudah memakai sidik jari,kata Agustinus.

Agustinus berharap dengan penggunaan mesin sidik jari bagi para pegawai di lingkup Setda Ende terjadi peningkatan disiplin kerja bagi para pegawai yang bermuara bagi pelayanan masyarakat.

Menurut Agustinus dengan adanya pengunana mesin sidik jari maka akan diketahui pegawai mana yang selalu masuk kerja ataupun pegawai yang jarang masuk kerja serta pegawai yang selalu terlambat masuk kerja. Mesinya distel untuk masuk kerja pada pukul 7.30 Wita dan pulang kerja pada pukul 15.00 Wita.

Maka jika ada pegawai yang masuk atau pulang kerja diluar jam tersebut maka yang bersangkutan dianggap tidak disiplin,kata Agustinus.

Prinsipnya ujar Agustinus, penggunaan mesik sidik jari maka yang akan mengontrol tingkat disiplin seorang pegawai adalah dirinya sendiri bukan lagi atasan atau orang lain.*

Ikuti terus berita-berita terkini dan menarik dari http://pos-kupang.com  atau http://kupang.tribunnews.com

Like Facebook www.facebook.com/poskupang
Follow Twitter https://twitter.com/poskupang

Editor: Alfred Dama
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved