Selamat Bekerja MS GMIT

Pdt. Yewangoe: Gembala Harus Berani Mengambil Risiko

"Seorang gembala harus berani mengambil keputusan yang berisiko, tapi keputusan itu harus diambil demi kesempurnaan pelayanan," kata Yewangoe.

Pdt. Yewangoe:  Gembala Harus Berani Mengambil Risiko
POS KUPANG/JUMAL HAUTEAS
Pdt. Dr. Andreas A. Yewangoe saat menyampaikan ulasannya terhadap tema Sidang Sinode GMIT ke XXXIII di auditorium Pemkab Rote Ndao, Senin (21/9/2015). 


Laporan Wartawan Pos Kupang.Com, Hermina Pello

POS KUPANG.COM, KUPANG--Seorang gembala harus berani  mengambil risiko, meskipun risiko yang diambil kadang tidak mendapatkan hasil yang diharapkan

Demikian khotbah Pdt. Dr. AA Yewangoe pada acara ibadah Perayaan Natal 2015 dan Tahun Baru 2016, serta serah terima Majelis Siode (MS) GMIT periode 2011-2015 kepada MS GMIT periode 2015-2019 dan perhadapan MS Ex Offisio di Gereja Koinonia, Kota Kupang, Minggu (10/1/2016).

Khotbah yang diambil dari Kitab Lukas 15:3-7, dikatakan bahwa dalam perumpamaan tersebut, gembala itu meninggalkan 99 ekor domba dan mencari satu ekor domba yang hilang.

"Keputusan yang diambil untuk mencari satu ekor domba dengan meninggalkan 99 ekor domba di padang tanpa ada yang menjaga bukanlah keputusan yang mudah, karena bisa saja satu ekor domba tidak ditemukan dan 99 ekor domba dirampok oleh orang lain," kata Yewangoe.

Meski demikian, lanjut Yewangoe, gembala tetap mencari satu ekor domba agar jumlahnya menjadi genap. "Seorang gembala harus berani mengambil keputusan yang berisiko,  tapi keputusan itu harus diambil demi kesempurnaan pelayanan," kata Yewangoe. *

Penulis: Hermina Pello
Editor: Hyeron Modo
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved